Pembacok 3 Santri di Bogor Mengaku Salah Sasaran

Pelaku pembacokan tiga santri di bawah umur di Bogor, Jawa Barat, mengakui mereka salah sasaran.

oleh Raden Trimutia Hatta diperbarui 08 Apr 2018, 15:03 WIB

Liputan6.com, Bogor - Pelaku pembacokan tiga santri di bawah umur, di Cigombong, Bogor, Jawa Barat, mengaku baru menyadari bahwa korbannya salah sasaran. Di hadapan Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), pelaku memohon maaf.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (8/4/2018), pelaku HF dan AS dengan sangat menyesal mohon maaf kepada keluagra korban.

Keduanya terbukti membacok korban dalam aksi penyerangan dan penganiayaan santri yang mengakibatkan satu santri tewas dan dua luka parah di Jalan Raya Sukabumi, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu kemarin.

Rekonstruksi penyerangan dan penganiayaan tiga santri di Cigombong pun digelar di Markas Polres Bogor. Reka ulang tidak dihadiri pihak keluarga korban dengan alasan keamanan.

Pelaku memeragakan 20 tahapan aksinya. Di adegan ke-9 dan ke-10, tergambar bagaimana pelaku mencegat truk hingga membacok korban. Pelaku juga mengakui melakukan pembacokan secara sadar bahkan aksinya direkam dengan telepon genggam milik temannya.

Kini empat pelaku sudah mendekam di tahanan Mako Polres Bogor, sedangkan dua lainnya yakni IW dan HK masih dalam pengejaran.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya