Liputan6.com, Den Haag - Bertepatan dengan hari pertama musim semi di Belanda, KBRI Den Haag menyelenggarakan acara kebudayaan yang berjudul DangDutch 2018, di Event Plaza, Rijswijk. Acara tersebut digelar pada Sabtu 25 Maret 2018 waktu setempat.
Seperti dikutip dari Kemlu.go.id, Selasa (27/3/2018), DangDutch dipilih menjadi nama acara tersebut karena kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan musik dangdut di Belanda.
Advertisement
Hadir dalam acara tersebut, Duta Besar RI Den Haag, I Gusti Agung Wesaka Puja. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi para pengunjung yang hadir untuk menikmati musik dangdut sebagai bagian dari budaya Indonesia.
Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan artis-artis dangdut yang merupakan diaspora Indonesia di Belanda, antara lain Nilam Sari, Asti Dewi, Duo Rudi-Cici, serta Idris Permata.
Para penyanyi tersebut tampil membawakan tembang-tembang dangdut populer, seperti Kopi Dangdut, Mbah Dukun, Jaran Goyang, Cucak Rowo, Kereta Malam, dan lagu-lagu dangdut lainnya.
Ibnu Wahyutomo selaku Wakil Duta Besar RI Den Haag, yang akan melanjutkan penugasannya sebagai Duta Besar RI di Lisbon, Portugal juga ikut meramaikan suasana dengan bernyanyi dangdut dan berjoged bersama para hadirin.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.000 pengunjung dan tamu undangan, yang terdiri dari kalangan diplomatik, mitra kerja KBRI Den Haag, pelajar dan masyarakat Indonesia di Belanda, serta komunitas diaspora.
Para penonton menunjukan antusiasme yang cukup tinggi dengan turut asyik bernyanyi dan berjoged sejak awal hingga akhir acara.
Selain menikmati musik dangdut, para hadirin juga dapat mencicipi aneka makanan dan minuman khas Indonesia yang telah dipersiapkan oleh KBRI Den Haag.
Saksikan juga video berikut ini:
Pria Amerika Belajar Bahasa Indonesia Lewat Dangdut
Dangdut sebelumnya juga menjadi sarana belajar bahasa Indonesia bagi seorang warga Amerika di Los Angeles, Lexis Mazerski.
Dia mengaku perbendaharaan bahasa Indonesianya bertambah sejak menghafal dan menyanyikan lagu-lagu dangdut.
Lexis Mazerski mencuri perhatian setelah salah satu videonya viral di media sosial di Indonesia baru-baru ini. Video itu memperlihatkan Lexis sedang menyetir mobil sambil menyanyikan lagu 'Kugadaikan Cintaku' yang dipopulerkan oleh penyanyi Gombloh.
Kecintaannya pada Indonesia dan lagu dangdut baru muncul ketika Lexis datang ke Indonesia untuk kedua kalinya pada tahun 2014, di mana dia berlibur selama beberapa bulan di Bali. Dua tahun kemudian dia datang ke Indonesia lagi untuk ketiga kalinya dan tinggal beberapa bulan di Surabaya.
"Kedua kalinya ke Indonesia saya mulai kenal budaya dan orang-orangnya, lalu saya jatuh cinta. Dalam salah satu perjalanan saya dengar lagu dangdut dan langsung jatuh cinta. Sejak itu saya selalu senang dengan segala sesuatu hal yang berkaitan dengan Indonesia, terutama lagu dangdut," ujarnya kepada VOA dalam wawancara dalam bahasa Inggris yang Liputan6.com kutip 6 Februari 2018.
"Mbah Dukun" yang dinyanyikan Alam adalah lagu dangdut pertama yang menarik perhatiannya. Videonya menyanyikan lagu ini telah ditonton hampir 200 ribu kali di situs berbagi video populer.
Bagi Lexis, dangdut bukan sekedar lagu yang asyik dan menghibur, tapi juga medium untuk mempelajari bahasa Indonesia.
"Banyak orang bilang bahasa Indonesia mudah dipelajari, tapi tidak buat saya. Susah buat saya belajar bahasa baru. Tapi saya suka musiknya. Jadi saya memutuskan untuk belajar bahasa lewat lagu. Dengan menyanyikan sebuah lagu pasti ada kata baru yang saya pelajari. Ini cara yang menyenangkan untuk belajar. Dan lagu-lagunya juga asik. Saya suka liriknya. Terutama lagu-lagu Meggy Z, Gombloh, dan lain-lain."
Lexis mengatakan kepada VOA dia adalah penggemar berat Meggy Z, sampai-sampai membuat tato di bahu kanan bergambar hati dan keris dengan tulisan 'Berdarah Lagi', lagu yang dipernah dipopulerkan penyannyi dangdut tersebut.
Kini warga Los Angeles ini telah membuat 25 video dangdut yang diunggah ke akun situs berbagi miliknya, 'Raja Dangdut Dari Amerika'. Dia juga semakin percaya diri berbahasa Indonesia. Seperti yang dibuktikannya dalam wawancara lewat telepon baru-baru ini.
Ketika ditanya apa yang ingin disampaikannya kepada para warganet yang menonton video-videonya, Lexis mengatakan, "Terima kasih banyak semua. Dangdut selamanya! Thank you for the support. Terima kasih supportnya and I will continue, aku akan lanjutkan," ujarnya dengan semangat.
Selanjutnya? Para penontonnya di situs berbagi video populer mungkin tidak akan lagi melihatnya menyanyikan lagu dangdut sambil menyetir mobil, karena mobilnya sudah diganti dengan motor sport. Tapi Lexis berjanji akan tetap mengunggah videonya menyanyikan lagu-lagu dangdut sambil naik motor mengelilingi kota Los Angeles.