FOTO: KPK Kembali Periksa Bupati Halmahera Timur dan Wali Kota Kendari

oleh Arnaz SofianDiterbitkan 15 Maret 2018, 14:38 WIB
KPK Periksa Bupati Halmahera Timur dan Wali Kota Kendari
Bupati Halmahera Timur Rudi Erawan diperiksa terkait suap senilai Rp 6,3 M proyek Kementerian PUPR tahun 2016 dan Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra terkait suap proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2017-2018.
Bupati Halmahera Timur nonaktif Rudi Erawan (kiri) dan Wali Kota Kendari nonaktif Adriatma Dwi Putra (kanan) tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/3). Kedua tersangka menjalani pemeriksaan lanjutan terkait suap. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Dua tersangka Bupati Halmahera Timur nonaktif Rudi Erawan (kiri) dan Wali Kota Kendari nonaktif Adriatma Dwi Putra (kanan) menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/3). (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Kendari nonaktif Adriatma Dwi Putra tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/3). Adriatma diperiksa sebagai tersangka terkait suap proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2017-2018. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Bupati Halmahera Timur nonaktif Rudi Erawan (kanan) tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/3). Rudi diperiksa sebagai tersangka kasus suap senilai Rp 6,3 M proyek Kementerian PUPR Tahun 2016. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Bupati Halmahera Timur nonaktif Rudi Erawan (kiri) dan Wali Kota Kendari nonaktif Adriatma Dwi Putra (kanan) tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/3). Kedua tersangka menjalani pemeriksaan lanjutan terkait suap. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Bupati Halmahera Timur nonaktif Rudi Erawan (kanan) dan Wali Kota Kendari nonaktif Adriatma Dwi Putra (tengah) tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/3). Kedua tersangka menjalani pemeriksaan lanjutan terkait suap. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya