Penjelasan Plt Sekjen soal Kebakaran di Gedung DPR

Diduga api berasal dari korsleting listrik alat pendingan dan pemanas air yang lupa dimatikan.

oleh Yusron Fahmi diperbarui 04 Feb 2018, 09:20 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Kepulan asap akibat kebakaran masih menyelimuti ruangan badan kerja sama antar parlemen Wisma Nusantara DPR-RI. Api baru saja dapat dipadamkan menggunakan alat pemadam ringan yang telah tersedia di ruangan.

Seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Minggu (4/2/2018), insiden kebakaran diketahui setelah alarm tanda kebakaran berbunyi. Petugas pengaman di dalam gedung wakil rakyat langsung bergerak cepat untuk memadamkan api. Sejumlah berkas, lemari dan alat pendingan serta pemanas air ikut terbakar.

Plt Sekjen DPR, Damaiyanti menyatakan, kejadian tersebut langsung ditangani Pamdal di lantai 4 di ruang tenaga ahli biro kerja sama antar parlemen.

"Sejalan dengan itu teman-teman pemadam kebakaran hadir di sini. Kalau dilihat saya bukan ahlinya, itu ada satu meja hangus terbakar, ada beberapa alat elektronik, tapi saya juga enggak tau sumber dari mana, dispenser juga terbakar kalau kerusakan lebih dikarenakan panas," ujar

Diduga api berasal dari korsleting listrik alat pendingan dan pemanas air yang lupa dimatikan. Polisi juga telah memasang garis kuning di pintu ruang serta masih selidiki penyebab terjadinya kebakaran.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya