Liputan6.com, Batam: Sejumlah buruh baku hantam dengan petugas keamanan di dalam kawasan pabrik garmen milik PT Ghimli Indonesia di kawasan industri Tunas, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (19/3). Itu terjadi setelah ratusan buruh yang memprotes pemotongan gaji kepada pihak pihak manajemen dilarang petugas keamanan pabrik.
Beruntung baku hantam tidak berlangsung lama setelah polisi datang dan mengamankan kedua belah pihak. Meski demikian para buruh garmen ini tetap mengajukan protes kepada pihak manajemen PT Ghimli yang melaklukan pemotongan gaji tanpa persetujuan.
Kendati pihak manajemen belum mengabulkan tuntutan mereka, para buruh mengancam akan melakukan aksi mogok dan unjuk rasa dengan mengajak semua buruh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.(IAN)
Beruntung baku hantam tidak berlangsung lama setelah polisi datang dan mengamankan kedua belah pihak. Meski demikian para buruh garmen ini tetap mengajukan protes kepada pihak manajemen PT Ghimli yang melaklukan pemotongan gaji tanpa persetujuan.
Kendati pihak manajemen belum mengabulkan tuntutan mereka, para buruh mengancam akan melakukan aksi mogok dan unjuk rasa dengan mengajak semua buruh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.(IAN)