3 Hal Positif Warisan Montella Saat Melatih AC Milan

Montella belum lama ini dipecat AC Milan.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 29 November 2017, 08:20 WIB
Vincenzo Montella (AFP/MARCO BERTORELLO)

Liputan6.com, Milan - Raksasa Italia, AC Milan resmi memecat Vincenzo Montella, Senin (27/11/2017). Manajemen klub akhirnya kehabisan kesabaran setelah Montella kembali gagal membawa I Rossoneri memetik kemenangan di Serie A saat menjamu Torino hari Minggu (26/11/2017).

Hasil itu membuat Leonardo Bonucci dan kawan-kawan terpaku di peringkat ketujuh dengan 20 poin, dan semakin tertinggal dari rival-rivalnya di puncak klasemen Liga Italia. AC Milan lantas langsung menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pengganti Montella.

Mantan pemain yang pernah membela AC Milan selama 13 tahun (1999-2012) itu selama ini bertugas melatih tim Primavera. Rumor pemecatan Montella sebelumnya sudah berembus sejak dua bulan lalu, yang bermula dari kekalahan 0-2 saat menghadapi Sampdoria.

Sejak saat itu, para petinggi klub terus mencoba bersabar, dan memberi dukungan terhadap pelatih 43 tahun itu. Namun sayang, Montella gagal membalas kepercayaan itu. Dari 14 laga yang sudah dimainkan, AC Milan menelan enam kekalahan.

Diavolo juga hanya mampu bermain imbang melawan tim yang relatif lebih mudah (Genoa dan Torino) di San Siro. Usai dipecat, Montella tak menampik bahwa dirinya telah gagal membawa AC Milan bangkit. Tak lupa ia mendoakan juara Serie A 18 kali itu agar bisa lekas kembali berjaya.

"Meninggalkan Milan sangat menyakitkan. Saya berusaha dan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk klub ini, tapi saya terima keputusan yang dibuat klub. Saya ingin berterima kasih kepada para pemain dan fans atas momen-momen indah yang kita lalui bersama. Semoga Milan segera bangkit," tulisnya di Instagram.

Meski gagal, Montella tak melulu membawa dampak negatif kepada AC Milan. Sebaliknya, cukup banyak hak-hal baik yang ia perbuat selama di San Siro. Apa saja itu? Berikut tiga di antaranya.


1. Juara Supercoppa Italia

Vincenzo Montella (AFP/Karim Jaafar)

Montella ditunjuk sebagai pelatih AC Milan pada 19 Juni 2016. Sampai laga terakhirnya melawan Torino hari Minggu, total ia memimpin I Rossoneri dalam 64 pertandingan. Yang menarik, Torino juga merupakan lawan pertama yang dihadapi Montella saat menukangi Milan.

Lanjut Baca:

Bedanya, waktu itu ia sukses membawa Milan menang 3-2. Dalam umur kepelatihan yang hanya satu tahun lima bulan itu, Montella berhasil mencatatkan sejumlah hal yang menyenangkan bagi para fans dan petinggi AC Milan. Salah satunya tentu saja adalah merebut Piala Supercoppa Italia, 23 Desember 2016. Milan berhasil mengalahkan Juventus 5-4 lewat drama adu penalti, setelah sebelumnya bermain 1-1 selama 120 menit. Gelar itu pun menjadi satu-satunya gelar yang dipersembahkan Montella untuk AC Milan. Meski tak seberapa dibanding Scudetto maupun Piala Coppa Italia, Montella tetap mendapat sanjungan waktu itu, terlebih karena lawan yang ditaklukkan adalah Juventus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya