Puncak Pesta Adat Kahiyang-Bobby, Pengamanan Diperketat

Petugas sigap memeriksa barang bawaan tamu satu persatu. Ada sekitar lima menit yang dhabiskan untuk mengantre dan masuk lokasi acara.

oleh Reza EfendiNanda Perdana Putra diperbarui 25 Nov 2017, 10:17 WIB
Puncak Pesta Adat Kahiyang-Bobby, Pengamanan Diperketat

Liputan6.com, Medan - Pengamanan pesta adat Kahiyang Ayu Siregar-Bobby Nasution diperketat. Para tamu undangan hanya diperkenankan mengantre masuk lewat pintu utama Komplek Bukit Hijau Regency (BHR) Jalan Setia Budi, Kota Medan, Sumatera Utara.

Pantauan Liputan6.com, Sabtu (25/11/2017), puluhan tamu undangan berdesakan saat antre memasuki lokasi acara. Pintu satu arah juga dilengkapi body detector.

Petugas sigap memeriksa barang bawaan tamu satu per satu. Ada sekitar lima menit yang dhabiskan untuk mengantre dan masuk lokasi acara.

Sementara panitia juga menyediakan kendaraan golf car untuk membantu lansia dan ibu hamil menyusuri jalan yang berjarak sekitar 500 meter dari tenda pesta. Masuk tenda pun nanti akan ada pemeriksaan lagi.

"Hari ini tidak kayak kemarin. Kemarin masih bisa mondar-mandir," ujar salah satu tamu undangan.

Sepanjang jalan masuk, Satuan Paspampres dan Polisi Militer (PM) berjaga. Sementara ibu-ibu yang merasa gerah menunggu dan lelah berjalam mulai menggunakan kertas undangan untuk kipas-kipas.

Tepat pukul 09.00 WIB, Presiden Jokowi beserta rombongan masuk. Jokowi masuk menggunakan Toyota Alphard berwarna hitam.

Satu jam setelahnya, atau pukul 10.00 WIB, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpaw beserta Pangdam I/BB Mayjen Cucu Soemantri mengecek kembali pintu masuk VVIP tersebut. Hal ini untuk memastikam kesiapan anggota.

"Pada prinsipnya tiga, kita memperlancar agenda kegiatan pernikahan ini. Kalaubring 1, TNI tanggung jawab, kita back-up," kata Kapolda Sumut.

Kemudian, lanjut Paulus, di ring 2 dan 3, personel gabungan sudah bersiaga. Paulus bersyukur sampai kedatangan Presiden Jokowi pada pernikahan adat aman dan lancar.

"Sudah sejak awal dilakukan penambahan personel, dari Polres-Polres kita BKO-kan. Total saat ini 5.600-an," terangnya.

Disebutkan, untuk resepsi umum akan ada kirab budaya yang dilaksanakan Minggu, 26 November 2017, dan akan dilakukan penebalan keamanan. Ada beberapa titik semula menjadi kedatangan rombongan keluarga Presiden, menjadi upaya pengamanan ketat agar 2/3 atau separuh jumlah personel merapat.

"Mulai dari MICC Jalan Gagak Hitam/Ringroad hingga ke Perumahan BHR. Keamanan dan kelancaran di lapangan juga jadi atensi Bapak Presiden agar tidak dibatasi, apalagi perkawinan seperti ini, masyarakat sangat antusias," tandas Paulus.

Saksikan video di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya