6 Alasan Coach Danny Maulana Diidolakan Finalis CJA

Coach Danny tentu punya cara tersendiri untuk mengajari para finalis. Salah satunya, yaitu dengan cara memberikan revisi secara langsung.

oleh Liputan6.com diperbarui 10 Nov 2017, 10:50 WIB
Mempunyai kebiasaan memberikan revisi liputan secara detail membuat coach ini semakin diidolakan

Liputan6.com, Jakarta Citizen Journalist Academy Energi Muda Pertamina akan segera memasuki babak akhir, yaitu jambore. Semua grand finalis dari tiga kota nantinya akan berkumpul menjadi satu selama kurang lebih satu pekan.

Sebelumnya selama kurang lebih tiga bulan, mereka menerima berbagai tugas dari para coach, salah satunya  yaitu tugas liputan. Dalam  tugas ini, hasil liputan para grand finalis langsung di-review oleh Coach Danny. Coach bidang videography yang selalu dianggap paling galak oleh para finalis.

Coach Danny tentu punya cara tersendiri untuk mengajari para finalis. Salah satunya, yaitu dengan cara memberikan revisi secara langsung. Bukannya takut atau panik, bagi para finalis perempuan justru merasa senang saat coach Danny memberikan revisi. Beberapa finalis bidang presenting dari tiga kota pun banyak yang mengaku ngefans dengan coach Danny.

Lalu, sebenarnya apa sih yang membuat Coach Danny menjadi idola. Inilah enam hal yang membuat coach Danny diidolakan Finalis CJA:

1. Wajahnya Baby Face

Meskipun umurnya sudah tidak 20 tahun lagi, wajah coach yang satu ini selalu terlihat muda. Bahkan, beberapa finalis selalu menganggap Coach Danny berumur 25 tahun.

2. Menyebalkan, tapi menyenangkan

Sering memberikan review liputan kepada para finalis dengan nada datar membuat coach yang satu ini dianggap menyebalkan. Uniknya menurut para finalis, justru hal tersebut menyenangkan bagi mereka. Karena, bukannya mereka merasa takut malah justru menunggu revisian dari coach Danny.

3. Detail

Mempunyai kebiasaan memberikan revisi liputan secara detail membuat coach ini semakin diidolakan. Semua finalis merasa semakin terpacu untuk lebih baik lagi dan menghasilkan liputan terbaiknya. Tak jarang beberapa finalis dari bidang videographer ingin berdiskusi langsung dengan coach yang sangat menyukai ikan bakar Sulawesi ini.

Foto dok. Liputan6.com

4. Apa adanya

Apa adanya yang dimaksud disini adalah ketika coach Danny memberikan revisian liputan kepada para finalis, secara gamblang ia mengatakan kesalahan atau kekurangan para finalis tanpa ada yang ditutupi. Saat dirinya merasa kecewa dengan liputan finalis, maka ia akan menyampaikan itu. Tak hayal para finalis merasa termotivasi.

5. Pendiam dan Bisa menjadi Penyemangat

Meskipun terkesan pendiam dan jutek, bagi para finalis bidang presenting, coach Danny tidak pernah lupa memberikan masukan. Sehingga para finalis merasa terpacu buat lebih disiplin dan memperbaiki kesalahan mereka. Bukan karena ingin liputan tayang, beberapa finalis bahkan ingin liputannya bagus dan mendapat revisi hanya karena ingin di-chat oleh coach Danny .

6. Jarang posting foto diri sendiri

Coach yang satu ini memang berbeda dengan yang lainnya. Bahkan, dia bisa dibilang sangat jarang mengunggah foto dirinya sendiri. Seperti yang terlihat di akun Instagram miliknya @dannioo. Hal tersebut justru membuat para finalis semakin mengidolakan coach yang masa kecilnya dihabiskan di Jayapura ini.

Itulah enam hal yang membuat Coach Danny diidolakan para finalis CJA. Bahkan, salah satu Ffnalis dari Balikpapan ada yang mengaku ingin mengikuti CJA hanya karena ingin bertemu dengan coach yang satu ini. Hanya bermula dari sebuah standing banner yang terpasang pada saat acara workshop. Siapa sangka, keinginannya pun terwujud dan dirinya semakin bersemangat mengikuti CJA .

 

Penulis:

Lasmie – Reporter Sahabat liputan6.com

 

Jadilah bagian dari Komunitas Sahabat Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: SahabatLiputan6@gmail.com serta follow official Instagram @sahabatliputan6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya