Menang Lelang 2.3GHz, Telkomsel Siap Geber 4G di Jabodetabek

Usai memenangkan lelang frekuensi 2.300MHz, Telkomsel akan memperkuat jaringan 4G di Indonesia, terutama Jabodetabek.

oleh Corry Anestia diperbarui 23 Okt 2017, 17:01 WIB
Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah bersama Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Edward Ying di Jakarta, Senin (23/10/2017). Liputan6.com/Corry Anestia

Liputan6.com, Jakarta - Usai ditetapkan sebagai pemenang lelang frekuensi di 2.300MHz/2.3GHz, Telkomsel mengaku siap untuk memperkuat jaringan 4G miliknya di seluruh Indonesia, terutama kawasan Jabodetabek.

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah mengungkapkan tambahan blok selebar 30MHz di 2.300MHz dapat meningkatkan kapasitas lebih besar. Saat ini, total frekuensi yang dimiliki Telkomsel sudah tak mampu menampung trafik tinggi.

"Selama ini frekuensi yang kami miliki sudah terpakai semua, jadi 'sumpek'. Makanya, experience kepada pelanggan jadi terbatas. Blok di 2.300MHZ ini akan dikembangkan untuk 4G sehingga speed-nya bisa lebih cepat," tutur Ririek ditemui di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Untuk itu, lanjutnya, Telkomsel langsung menggeber pembangunan jaringan 4G mulai bulan depan.

"Sampai akhir tahun, kami akan bangun 500 unit BTS 4G, terutama kota-kota besar di Pulau Jawa, seperti Jabodetabek. Area ini termasuk area dengan trafik dan permintaan kapasitas tinggi. Populasinya juga besar," tambah Ririek.

Dengan tambahan frekuensi ini, Telkomsel kini telah memiliki total spektrum sebesar 82,5MHz dengan rincian 30MHz (2.300MHz), 15MHz (2.100MHz), 15 MHz (1.800MHz), dan 7,5MHz masing-masing di 900 MHz dan 800 MHz.

Hingga semester pertama 2017, Telkomsel telah membangun lebih dari 146.000 unit BTS, di mana 65 persen merupakan BTS 3G dan 4G. Adapun, layanan 4G Telkomsel telah menjangkau lebih dari 26 juta pelanggan di 480 ibu kota kabupaten.

(Cas/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya