Debut Perdana, Saham Anak Usaha Garuda Indonesia Rp 408 per Saham

Saham perseroan ditransaksi sebanyak 3 kali dengan volume 349 lot. Nilai transaksi saham perseroan mencapai Rp 14,3 juta.

oleh Achmad Dwi Afriyadi diperbarui 10 Okt 2017, 09:46 WIB
Pergerakan saham terlihat di sebuah monitor, Jakarta, Senin (14/11).Tekanan IHSG tersebut juga didorong saham-saham berkapitalisasi besar yang merosot. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Saham anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), yakni PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini, Selasa (10/10/2017). Saham perseroan tercatat dengan kode GMFI.

Pada perdagangan perdana, saham perseroan dibuka pada harga Rp 408 atau naik Rp 8 dari harga penawaran Rp 400 per saham. Saham perseroan berada pada level tertinggi Rp 408 dan terendah Rp 408.

Saham perseroan ditransaksi sebanyak tiga kali dengan volume 349 lot. Nilai transaksi saham perseroan mencapai Rp 14,3 juta.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), perseroan melepas saham ke publik sebanyak 2,82 miliar saham. Saham itu ditawarkan dengan harga Rp 400 per lembar dengan nominal Rp 100.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan telah menunjuk beberapa penjamin pelaksana emisi efek. Antara lain, PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.

Perseroan juga mengalokasikan saham kepada karyawan atau employee stock alocation (ESA). Perseroan mengalokasikan 76,6 juta lembar saham dengan harga pelaksanaan sama dengan harga penawaran.

GMF Aero Asia juga mengalokasikan untuk pelaksanaan program management and employee stock option plan (MESOP). Perseroan akan mengalokasikan sebanyak-banyaknya 485,6 juta saham.

Tonton Video Pilihan Ini:

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya