Berburu Oleh-Oleh di Pasar Jafariyah, Tanah Abangnya Mekah

Harga di Pasar Jafariyah harga grosir. Untuk satu lusin sajadah dan surban misalnya, para jemaah cukup merogoh kocek 100 riyal.

oleh Sunariyah diperbarui 09 Sep 2017, 15:40 WIB

Liputan6.com, Arab Saudi - Jika Jakarta punya Pasar Tanah Abang, Tanah Suci Mekah punya Pasar Jafariyah. Layaknya Tanah Abang, pasar ini menyediakan beragam dagangan dengan harga terjangkau untuk dibawa pulang jemaah haji sebagai oleh-oleh.

Seperti ditayangkan Liputan6 Siang SCTV, Sabtu (9/9/2017), tak lama menginjakkan kaki ke dalam Pasar Jafariyah, langsung terdengar teriakan sejumlah pedagang yang saling bersahutan.

Hal itu dilakukan untuk menarik minat pengunjung, khususnya para jemaah haji asal Indonesia yang tengah berburu oleh-oleh.

Ya, jemaah dari Tanah Air dikenal ringan membelanjakan riyal untuk membeli oleh-oleh yang akan dibawa pulang ke Indonesia. Maka tak heran jika pedagang di Mekah maupun Madinah sebagian besar fasih berbahasa Indonesia.

Sementara itu, kondisi Pasar Jafariyah nyaris tak jauh berbeda dengan pasar-pasar di Indonesia. Padatnya pengunjung pasar tidak diimbangi dengan penataan dagangan di lorong-lorong pasar yang membuat pasar semakin sempit.

Namun, kondisi ini tak sedikitpun menyurutkan pengunjung untuk berburu oleh-oleh. Rata-rata jemaah membeli sajadah, kopiah, surban, aneka tempat minum, dan beragam suvenir gantungan kunci.

Harga di Pasar Jafariyah harga grosir. Untuk satu lusin sajadah dan surban misalnya, para jemaah cukup merogoh kocek 100 riyal. Sementara, jika membeli di luar Jafariyah, selembar sajadah dan surban harganya dibandrol 15 riyal.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya