Liputan6.com, Jakarta Mantan agen intelijen Amerika Serikat (CIA) Valerie Plame Wilson kini tengah menggalang dana untuk membeli media sosial Twitter supaya Presiden Donald Trump tidak menggunakannya lagi.
Advertisement
Gerakan ini disebabkan postingan Trump yang dinilai membahayakan masyarakat AS.
Diterbitkan 30 Agustus 2017, 17:24 WIBLiputan6.com, Jakarta Mantan agen intelijen Amerika Serikat (CIA) Valerie Plame Wilson kini tengah menggalang dana untuk membeli media sosial Twitter supaya Presiden Donald Trump tidak menggunakannya lagi.
Advertisement