Massa awak mobil tangki (AMT) unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/7). Massa menuntut agar seluruh sopir tangki BBM Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin diangkat karyawan tetap. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa awak mobil tangki (AMT) unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/7). Kebanyakan di antara mereka merupakan karyawan kontrak yang jika masanya habis tidak memiliki pendapatan lagi. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Sejumlah tulisan ditempelkan saat unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/7). Massa menuntut agar seluruh sopir tangki BBM Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin karyawan tetap. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa awak mobil tangki (AMT) unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/7). Massa menuntut agar seluruh sopir tangki BBM Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin diangkat karyawan tetap. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa awak mobil tangki (AMT) unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/7). Kebanyakan di antara mereka merupakan karyawan kontrak yang jika masanya habis tidak memiliki pendapatan lagi. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa awak mobil tangki (AMT) unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/7). Massa menuntut agar seluruh sopir tangki BBM Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin diangkat karyawan tetap. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa awak mobil tangki (AMT) berorasi saat melakukan unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/7). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)