Liputan6.com, Banda Aceh: Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Peduli Lhoong menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (12/10) siang, berakhir ricuh. Mahasiswa kecewa terhadap pemerintahan Irwandi Nazar yang memberikan izin operasional untuk PT Lhoong Setia Mining, kemudian merobohkan pagar kantor dan beradu fisik dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Menurut para mahasiswa, perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, itu hanya mementingkan para pemodal dan pejabat Aceh tanpa memikirkan kerusakan alam yang dirasakan warga sekitar tambang besi tersebut. Mereka juga melakukan aksi tidur di jalan raya, sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan panjang hingga mencapai lima kilometer di kawasan tersebut.(MRQ/AYB)
Menurut para mahasiswa, perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, itu hanya mementingkan para pemodal dan pejabat Aceh tanpa memikirkan kerusakan alam yang dirasakan warga sekitar tambang besi tersebut. Mereka juga melakukan aksi tidur di jalan raya, sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan panjang hingga mencapai lima kilometer di kawasan tersebut.(MRQ/AYB)