Para Wanita dengan Yukata Semarakkan Matsuri

Puluhan wanita berpakaian tradisional Jepang terlihat berlalu lalang pada acara penutupan Jak-Japan Matsuri. Para wanita tersebut terlihat anggun dan mempesona dengan kimono nonformal yang dipakai pada saat menghadiri festival di Lapangan Monas, Jakarta.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Oktober 2010, 23:30 WIB
Liputan6.com, Jepang: Puluhan wanita berpakaian tradisional Jepang terlihat berlalu lalang pada acara penutupan Jak-Japan Matsuri, Ahad (3/10). Para wanita tersebut terlihat anggun dan mempesona dengan kimono nonformal, atau yukata,  yang dipakai pada saat menghadiri festival di Lapangan Monas, Jakarta.

Mereka bukan saja penduduk Jepang yang tinggal di Indonesia, namun cukup banyak juga warga Jakarta. Dina, salah seorang mahasiswa sastra Jepang, juga ikut memakai yukata. "Saya senang bisa berpartisipasi dengan menggunakan yukata dalam acara ini. Yukata ini sebenarnya milik kampus, karena saya ikut bantu di kepanitiaan saya jadi bisa ikut merasakan memakai baju tradisional Jepang ini, " katanya.

Wanita Jepang yang tinggal di Jakarta, memiliki cerita yang berbeda tentang Yukata. Mereka memakainya sebagai suatu tradisi dan ingin terlihat cantik pada kesempatan ini. Naoko, salah wanita Jepang yang bekerja di kedutaan besar Jepang misalnya. "Yukata merupakan tradisi dalam matsuri. Saya juga merasa lebih percaya diri saat mengenakannya. "Watashiwa Kawaii desu," katanya.

Yukata adalah kimono nonformal yang dipakai pria dan wanita pada kesempatan santai di musim panas. (YUS) 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya