Kerusakan PLTA Besai Belum Bisa Diperbaiki

Tim dari PLN dan Jepang belum memperbaiki kerusakan PLTA Besai di Lampung Barat. Mereka baru membongkar dan membersihkan alat-alat yang terkena lumpur akibat banjir.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Februari 2002, 17:59 WIB
Liputan6.com, Lampung: Kerusakan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Besai di Lampung Barat, yang menyebabkan pemadaman listrik bergilir selama delapan bulan ke depan masih belum dapat diperbaiki. Sekarang ini, tim dari PLN baru membongkar dan membersihkan alat-alat yang terkena lumpur akibat banjir. Hal itu disampaikan Kepala Perusahaan Listrik Negara Sektor Bandar Lampung Made Suardana dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi D DPRD I Lampung, baru-baru ini.

Suardana menjelaskan, saat ini, pendataan dilakukan dengan tim dari Jepang untuk menginvetarisasi jenis kerusakan dan besar nilai kerusakan. Tim juga sedang membongkar dan membersihkan alat yang diperkirakan memakan waktu hingga dua bulan ini. Jika kerusakan telah diketahui, baru akan dilakukan pemesanan suku cadang ke Negeri Sakura yang memerlukan waktu sekitar empat bulan. Suardana mengungkapkan, untuk sementara, kerusakan diketahui berada di ruang kendali dan generator, sehingga PLTA tak dapat berfungsi.

PLTA Besai mulai dioperasikan sembilan bulan silam. Namun, akibat saluran air terhalang tanah longsor dari perbukitan di sekitarnya, PLTA ini mengalami kerusakan pada 23 Januari lampau baca: Listrik di Lampung Padam Tanpa Pemberitahuan]. Padahal, PLTA Besai adalah satu di antara sejumlah pemasok utama listrik untuk Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan.

Pengoperasian PLTA ini telah diserahkan ke PLN. Tapi, PT Elin dan Konsultan Nippon Kay dari Jepang selaku pemasang masih bertanggung jawab terhadap kerusakan PLTA tersebut. Sebab, Suardana menambahkan, kerusakan terjadi masih dalam masa garansi.(AWD/Bisri Merduani)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya