Liputan6.com, Jakarta - Setiap musim, di akhir Mei, bisa dibilang menjadi waktu terberat bagi penggemar sepak bola manapun. Betapa tidak, selain karena cemas dengan klub idola, mereka juga harus melihat para pemain yang secara emosional menyatakan pensiun.
Mungkin, beberapa fans bakal gembira di akhir musim karena penampilan fantastis klub favoritnya. Namun, terlepas dari semua itu, banyak pemain atau manajer yang mengucapkan selamat tinggal maupun undur diri dari dunia sepak bola.
Musim ini, fans Chelsea bisa dibilang punya perasaan campur aduk. Di satu sisi, mereka jelas bahagia karena The Blues berhasil mengunci gelar juara Liga Inggris setelah musim lalu jeblok.
Akan tetapi, sisi lainnya mereka tak lagi menyaksikan sang kapten, ikon, serta legenda hidup, John Terry. Pemain yang akrab dengan nomor 26-nya engumumkan akan meninggalkan klub yang dibelanya dalam 22 tahun terakhir.
Nah, perasaan sedih lainnya juga menghinggapi fans lain. Sebab, ada enam ikon sepak bola yang memutuskan pensiun akhir musim ini. Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:
Advertisement
Philipp Lahm
Sosok yang menjadi kapten saat Jerman juara Piala dan memimpin treble dengan Bayern Muenchen ini akhirnya pensiun. Philipp Lahm adalah salah satu pemain terbaik yang datang melalui akademi Bayern.
Dia melakukan debutnya untuk klub Bavaria pada tahun 2002. Namun baru setelah masa pinjamannya selama dua tahun dengan VfB Stuttgart, Lahm menjadi pemain reguler bagi Bayern Munich.
Dia menjadi kapten klub dan negara selama kariernya dan tetap menjadi pemain penting bagi kedua tim. Lahm terkenal sebagai pemain taktis yang brilian dan serbaguna yang hampir tidak pernah melakukan pelanggaran.
Pada usia 33 tahun, banyak yang menyayangkan keputusan pensiun karena dia dianggap masih bisa bertahan dalam setidaknya dua tahun ke depan. Lahm bisa melihat kembali kariernya dan bangga dengan apa yang telah diraihnya. Sebuah Piala Dunia, gelar Liga Champions dan 8 gelar Bundesliga jadi bukti abdinya.
Francesco Totti
Ketika Francesco Totti melakukan debutnya pada tanggal 28 Maret 1993, banyak pencinta sepak bola saat ini mungkin baru berusia 3-5 tahun. Hanya satu klub yang dibelanya sampai akhir karier, yakni AS Roma.
Sangat sedikit orang yang bisa menandingi umur panjang Francesco Totti. Dia melakukan debut untuk AS Roma sebagai pemain berusia 16 tahun dan pensiun setelah pengabdian 24 tahun kemudian.
Totti adalah pesepakbola yang luar biasa selama tahun-tahun terbaiknya. Dia serbaguna, brilian taktis, memiliki visi bagus dan juga punya kedua kaki mengerikan. Bukan rahasia lagi bahwa klub raksasa Eropa mencoba memancingnya menjauh dari Roma. Bahkan, dia mengungkapkan hampir bergabung dengan Real Madrid pada 2003. Namun sekali lagi, dia mencurahkan cintanya kepada Roma di atas segalanya.
Penghargaan utama pemain asal Italia itu adalah Piala Dunia yang dimenangkannya pada 2006 dan gelar Serie A yang diraihnya pada tahun 2001. Namun, ia memiliki banyak catatan individu untuk namanya. Dia adalah pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah Serie A dengan 250 gol dan yang tertinggi ketiga dalam daftar penampilan dengan 617 pertandingan. Dia cuma kalah dari Gianluigi Buffon dan Paolo Maldini.