Ratusan Warga Rela Antre Sejak Pagi untuk Foto Bersama Ahok

Menik mengantre sejak pukul 06.30 WIB dan mendapatkan kesempatan untuk berfoto dengan Ahok pukul 08.20 WIB.

oleh Ika Defianti diperbarui 28 Apr 2017, 09:15 WIB
Warga antre untuk foto bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota (Liputan6.com/ Ika Defianti)

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan warga mendatangi Balai Kota DKI Jakarta pagi ini. Mereka hendak berfoto bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Barisan antrean warga yang ingin berfoto bersama Ahok sudah mengular. Anak kecil hingga lansia juga tidak mau kalah dalam antrean panjang yang sudah mencapai sekitar 500 meter itu.

Setiap warga yang sudah berfoto bersama akan mendapatkan stempel "FOTO" pada punggung tangan mereka. Itu merupakan satu tanda bukti mereka sudah mengantre dan berfoto.

Menik, warga asal Menggarai, Jakarta Selatan, menuturkan dia mulai mengantre sejak pukul 06.30 WIB dan mendapatkan kesempatan untuk berfoto dengan Ahok pukul 08.20 WIB.

"Jadi tadi kita ngantre dulu, baru mau masuk ruangan untuk foto. Kita dikasih nomor antrean. Alhamdulillah sudah bisa foto dan salaman sama Pak Ahok," ujar Menik, Jumat (28/4/2017).

Warga antre untuk foto bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota (Liputan6.com/ Ika Defianti)

Senada dengan pernyataan tersebut, Riana juga ikut dalam antrean untuk berfoto bersama Ahok. Meskipun kecewa tidak bisa berlama-lama bertemu dengan Ahok, dia sudah senang dengan mengabadikan foto bersama.

"Bentar doang cuma buat foto, tapi bisa salaman dan foto saja sudah senang. Ini salah satu bentuk dukungan buat Pak Ahok dan Pak Djarot," tutur dia.

Bukan hanya masyarakat Jakarta yang ikut dalam antrean panjang tersebut. Calista, warga asli Jambi, rela ikut penerbangan ke Jakarta hanya untuk berfoto dan memberikan dukungan akan kekalahan pasangan Ahok - Djarot di Pilkada DKI 2017.

"Soalnya sedih saja, makanya rela datang ke sini untuk foto dan bertemu langsung dengan mereka. Ini sampai gemetaran abis salaman. Dengan begini terlihat Beliau dapat memenangkan warga, meskipun bukan warga Jakarta," jelas Calista.

Sementara itu, ribuan karangan bunga yang ditujukan kepada Gubernur Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat masih terlihat di halaman Balai Kota Jakarta hingga jalanan sekitar Monumen Nasional (Monas).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya