Bermodal 300 Nasi Bungkus, Wajah Danau Perintis Berubah Cantik

Wajah Danau Perintis sebelumnya kusam tak terawat sebelum 300 nasi bungkus dibagikan.

oleh Aldiansyah Mochammad Fachrurrozy diperbarui 22 Apr 2017, 13:30 WIB
Wajah Danau Perintis sebelumnya kusam tak terawat sebelum 300 nasi bungkus dibagikan. (Liputan6.com/Aldiansyah Mochammad Fachrurrozy)

Liputan6.com, Gorontalo - Danau Perintis adalah satu-satunya danau yang terletak di bagian timur Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, tepatnya di Kecamatan Suwawa. Danau kecil itu menjadi saksi bisu pertempuran rakyat Gorontalo melawan penjajah Belanda.

Keberadaan danau kecil itu hampir saja hilang jika pemerintah setempat tak merevitalisasinya untuk menjadi destinasi wisata. Dibantu warga sekitar, Danau Perintis dipercantik agar layak menjadi latar foto para wisatawan yang hadir.

Masyarakat juga membuat rakit yang dihias semenarik mungkin untuk menarik pengunjung yang hendak bersantai. Sementara, pemerintah menyediakan perahu bagi mereka yang mau menikmati keindahan Danau Perintis.

Salah seorang warga, Hendrik Otane mengatakan sangat bersyukur karena pemerintah kembali memperhatikan danau yang sudah bertahun-tahun terbengkalai itu. Padahal, danau tersebut sebelumnya juga dijadikan tempat wisata.

Wajah Danau Perintis sebelumnya kusam tak terawat sebelum 300 nasi bungkus dibagikan. (Liputan6.com/Aldiansyah Mochammad Fachrurrozy)


"Selain merawat danau itu sendiri, juga danau satu-satunya di Bone Bolango ini menjadi sumber pendapatan kami masyarakat, apalagi banyak yang datang berkunjung," kata Hendrik, saat diwawancarai Liputan6.com, beberapa waktu lalu.  

Sementara itu, Camat Suwawa Achril Babyonggo mengatakan modal merevitalisasi Danau Perintis adalah 300 nasi bungkus yang dibagikan kepada anggota TNI, Polri dan masyarakat setempat. Dampaknya, danau kembali layak menarik pengunjung.

"Saat ini, tiap pagi dan petang menjadi pilihan masyarakat untuk berselfie dan menikmati keindahan Danau Perintis," kata Achril.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya