IHSG Berakhir Menguat ke Level 5.664,47

Ada sebanyak 183 saham naik sehingga menyeret IHSG ke zona hijau.

oleh Nurmayanti diperbarui 21 Apr 2017, 16:22 WIB
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap berada di zona hijau pada penutupan perdagangan saham di akhir pekan ini.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (21/4/2017), IHSG menguat 69,16 poin atau 1,24 persen ke level 5.664,47. Indeks saham LQ45 naik 1,68 persen ke level 938,17. Seluruh indeks saham acuan menguat.

Ada sebanyak 183 saham naik sehingga menyeret IHSG ke zona hijau. Sementara itu, 136 saham melemah dan 117 saham lainnya diam di tempat.

Pada Jumat pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.664,47 dan terendah 5.599,4. Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi 245.963 kali dengan volume perdagangan 10,3 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 8,8 triliun.

Investor asing mencatatkan aksi beli sekitar Rp 304,47 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13.314.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat. Saham aneka aneka industri naik 5,63 persen dan menjadi pendorong terbesar. Kemudian diikuti sektor saham infrastruktur yang mendaki 4,29 persen dan manufaktur 1,34 persen.

Adapun yang melemah, antara lain sektor saham pertanian melemah 1,17 persen dan sektor saham tambang tergelincir 0,61 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham BGTG naik 32,95 persen ke level Rp 117 per saham, saham ALKA melonjak 22,9 persen ke level Rp 161 per saham, dan saham ASBI mendaki 18,99 persen ke level Rp 426 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham HOME turun 17,19 persen ke level Rp 212 per saham, saham BMAS merosot 16,67 persen ke level Rp 350 per saham.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya