Beli Cash Motor Yamaha Dipersulit, Itu Ulah Sales Nakal

Belakangan, banyak laporan masyarakat yang hendak membeli Yamaha NMax secara cash dipersulit.

oleh Arief Aszhari diperbarui 20 Apr 2017, 11:52 WIB
Selama IIMS 2016 pabrikan berlambang garputala itu membukukan penjualan sebanyak 343 unit.

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa waktu belakangan ini, banyak laporan dari masyarakat yang hendak membeli motor Yamaha yang sedang laris, seperti NMax secara cash dipersulit. Bahkan, sang sales dengan terang-terangan menyarankan untuk membeli motor secara kredit, agar tidak perlu inden lama.

Menanggapi hal tersebut, Dyonisius Beti, Executive Vice President Director PT YIMM menjelaskan, ketersedian unit Yamaha NMax saat ini memang masih tersendat, karena permintaan motor bermesin 155 cc ini masih tinggi, dan target penjualan yang meleset cukup jauh.

"Sebenarnya tidak benar, jadi standar pelayanan kita itu setiap konsumen diperlakukan sama. Kredit maupun cash (tunai) sama saja," jelas Dyon saat berbincang dengan wartawan di Pulogadung, Jakarta Timur, beberpa waktu lalu.

Lanjut Dyon, konsumen apapun akan masuk ke nomor antrian pembelian, dan jika konsumen yang hendak membeli motor secara tunai tidak dilayani, itu ulah oknum tenaga penjual yang bermain.

"Mereka itu salesman dealer, diarahkan untuk seperti itu, nanti dikasih komisi. Jadi, permainan oknum dan oknum, Yamaha tidak dapat duit apa-apa dari situ. Kami hanya jual ke dealer saja," tambahnya.

Nah, jika ada praktek pembelian secara tunai yang dipersulit, konsumen bisa langsung melapor ke pabrikan berlambang garpu tala ini.

"Bisa lapor, kita ada satu call center. Kedua, langsung ditrek saja, jadi kalau mendapati kejadian seperti ini, langsung laporkan, ketemunya di dealer mana, dengan petugas siapa, ada call center kita," pungkasnya.

Jika dilihat dari website resmi Yamaha Indonesia, untuk call center yang tertera, bisa menghubungi 021-24575555 atau 021-4616995 atau sms di 08111080090 dan email contact_center@yamaha-motor.co.id.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya