Uang Palsu Rp 100 Juta Dalam Mobil yang Menuju Jakarta

Polisi menemukan uang palsu dalam mobil yang terkena operasi penyekatan massa menuju Jakarta jelang Pilkada DKI Jakarta.

oleh Liputan6 diperbarui 19 Apr 2017, 13:30 WIB
Uang Palsu. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Bandung - Polisi menemukan uang palsu sebanyak Rp 100 juta pecahan Rp 100 ribu dari seorang pengendara minibus dalam operasi penyekatan massa ke Jakarta di Gerbang Tol Cipati, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa sore, 18 April 2017.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus mengatakan, uang palsu tersebut diketahui milik Jaja Sudarja (38), warga Kabupaten Majalengka. "Laporan hasil razia penyekatan telah diamankannya saudara Jaja Sudarja karena kedapatan membawa uang palsu pecahan Rp 100 ribu dengan total 100 juta," kata dia dilansir Antara, Rabu (19/4/2017).

Yusri menuturkan, terungkapnya dugaan uang palsu tersebut ketika jajaran personel Polres Indramayu melakukan operasi penyekatan massa yang bergerak ke Jakarta menjelang Pilkada DKI Jakarta.

Polisi menghentikan mobil Avanza nomor polisi F 1744 HH yang dikemudikan Jaja Sudarja di Gerbang Tol Cikedung, Kecamatan Trisi, Indramayu. "Setelah diperiksa ditemukan uang palsu pecahan Rp 100 ribu," kata Yusri.

Selain dugaan uang palsu, kata Yusri, anggota menemukan satu samurai dan satu kotak yang terbuat dari kayu berisikan berbagai macam minyak. Selanjutnya, Jaja berikut barang bukti yang dibawanya itu diamankan ke Markas Polres Indramayu untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut.

"Jaja Sudarja berikut barang bukti dibawa ke Polres Indramayu guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Yusri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya