Cerita Warga Bali Saat Melepas Raja Salman Pergi

Nurhayati bahkan rela menutup dagangannya sementara hanya untuk melihat iring-iringan Raja Salman karena merupakan momen bersejarah.

oleh Liputan6 diperbarui 12 Mar 2017, 15:32 WIB
Raja Salman

Liputan6.com, Kuta - Ribuan warga di Bali melepas keberangkatan Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud dengan berdiri di pinggir jalan dari Nusa Dua menuju Pangkalan Udara Ngurah Rai di Kuta, Kabupaten Badung, Minggu.

"Saya ingin melihat rombongan lebih dekat, syukur-syukur rajanya buka jendela mobil," kata seorang warga kawasan Tuban, Kuta, Nurhayati, Minggu (12/3/2017), seperti dikutip dari Antara.

Nurhayati bahkan rela menutup dagangannya sementara hanya untuk melihat iring-iringan Raja Salman karena merupakan momen bersejarah.

"Jarang-jarang kan saya bisa lihat Raja Arab, walaupun hanya kelihatan mobilnya saja tetapi saya senang sekali," ungkap dia.

Nurhayati bersama warga lain sangat antusias menunggu iring-ringan Raja Salman dan rombongan di pinggir jalan menuju bandara.

Saat rombongan raja tiba, warga tersebut kemudian mengelu-elukan raja sekaligus melambaikan tangannya ke setiap iring-iringan mobil mewah yang dikawal ketat aparat keamanan.

Sejumlah aparat gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan Pecalang atau petugas keamanan adat khas Bali ikut serta mengamankan ribuan warga yang berjejer di pinggir jalan melepas keberangkatan Raja Salman.

Raja Salman dan rombongan tiba di pintu barat Lanud Ngurah Rai sekitar pukul 10.50 WITA.

Sang penjaga dua kota suci Mekkah dan Madinah itu kemudian disambut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kepala Polda Bali Irjen Pol Petrus Golose dan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko.

Sang Raja kemudian naik ke pesawat menggunakan tangga elektronik yang dibawa khusus dari Arab Saudi.

Pesawat Kerajaan Arab Saudi dengan nomor penerbangan SVA-01 jenis Boeing 747-400 itu kemudian tinggal landas sekitar pukul 11.15 WITA.

Dua pesawat lainnya yakni pesawat cadangan dan pesawat yang mengangkut kru dan tenaga medis kemudian tinggal landas menyusul dengan interval masing-masing 15 menit setelah pesawat raja tinggal landas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim menjelaskan selain tiga pesawat tersebut, pukul 15.00 WITA dijadwalkan 200 orang rombongan lainnya berangkat ke Jepang.

Satu penerbangannya lain, lanjut Arie, berangkat ke Beijing, China yang mengangkut kargo milik rombongan Raja Salman sekitar pukul 16.00 WITA.

Sebelumnya satu pesawat rombongan Raja Salman, Saudi Arabia Boeing 777 seri 300 dari Haneda, Jepang telah mendarat di Bali sekitar pukul 06.30 WITA untuk menjemput rombongan lainnya kembali ke Jepang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya