Tantowi Yahya Pimpin 300 Artis Datangi Istana

Tantowi Yahya juga meminta Presiden Jokowi untuk membuka Munas PAPPRI.

oleh Aditia Saputra diperbarui 10 Mar 2017, 09:45 WIB
Raisa saat merayakan Hari Musik Nasional di Istana bersama Presiden Jokowi. (Instagram - @raisa6690)

Liputan6.com, Jakarta Ratusan artis yang tergabung dalam PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) mendatangi Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Kamis 9 Maret 2017. Mereka datang dengan dikomandoi oleh Tantowi Yahya

Para artis hadir dalam rangka memperingati 'Hari Musik Nasional' sekaligus pembukaan Munas (Musyawarah Nasional) PAPPRI yang dibuka oleh Presiden Jokowi. Ini merupakan pertama kalinya Hari Musik Nasional (HMN) diperingati di Istana.

Presiden Jokowi (tengah), Tantowi Yahya (kiri) dan Triawan Munaf saat menghadiri Hari Musik Nasional 2017 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/3). Acara ini dihadiri oleh para penyanyi-penyanyi ternama Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuinar)

Seperti kita ketahui Hari Musik Nasional lahir atas inisiatif dari PAPPRI era kepemimpinan Dharma Oratmangun ketika menghadap Presiden Megawati kala itu. Gayung bersambut, Megawatipun kemudian mencanangkan adanya Hari Musik Nasional.

Kemudian di era Kepemimpinan Tantowi Yahya, PAPPRI berhasil mendorong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menerbitkan Keppres (Keputusan Presiden) tentang Hari Musik Nasional yaitu Keppres No.10 tahun 2012. Sehingga setiap tanggal 9 Maret diperingati sebagai hari Musik Nasional.

Dipilihnya tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional karena pada tanggal tersebut Komposer lagu Indonesia raya WR. Soepratman dilahirkan.

Dalam ramah tamah dengan para artis dan pemusik tersebut, presiden tampak cair dan senang sekali, bahkan sempat melontarkan kuis atau pertanyaan pertanyaan kepada Raisa, Trio Bimbo, Ita Purnamasari dan lain lain. Jika bisa menjawab maka akan mendapatkan hadiah sepeda. Merekapun berhasil menjawab dan mendapatkan sepeda.

Namun yang paling penting dalam pertemuan tersebut, presiden berkomitmen untuk memberantas pembajakan yang selama ini menjadi momok bagi para seniman musik.

"Dalam pertemuan dengan Presiden tadi terlihat sekali bahwa Pak Jokowi tampak senang sekali, tidak seperti tidak ada beban, rupanya kehadiran teman teman seniman musik ini mampu memberi hiburan tersendiri bagi Pak Jokowi," ungkap Tantowi Yahya.

"Namun yang terpenting dari pertemuan tersebut bahwa kita melihat komitmen Presiden yang kuat dalam memberantas pembajakan serta dukungan untuk kemajuan musik Indonesia secara global," tambah Tantowi.

Ketika ditanya para wartawan apakah Jokowi juga akan menghadiri Munas PAPPRI, Tantowi menjawab, "Pak Jokowi hanya membuka Munas Pappri ke VII saja tadi di Istana, Munasnya sendiri akan berlangsung hari Kamis dan Jumat 9-10 Maret 2017 di Hotel Amaris Pancoran Jakarta, Dalam Munas Nanti PAPPRI akan memilih pemimpin yang baru," jelas Tantowi.

Presiden Jokowi dan penyanyi Raisa saat merayakan Hari Musik Nasional 2017 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/3). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Apakah Tantowi Yahya akan maju kembali mencalonkan? "Secara AD/ART saya bisa mencolonkan lagi, tetapi karena saya menjabat tugas Negara yaitu sebagai Duta Besar RI untuk New Zealand, Samoa dan Kerajaan Tonga, maka saya tidak mau dicalonkan lagi, bahkan hari jumat ini PAPPRI sudah akan memiliki Ketua Umum yang Baru, sedang malam harinya saya akan menggelar acara pisah sambut dengan para pemusik anggota PAPPRI di hotel Borobudur Jakarta," Tutup Tantowi.

Pengganti Tantowi Yahya sendiri diketahui adalah Hendro Priyono. Dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PAPPRI baru yang digelar di hotel Amaris, Pancoran, Jakarta. Munas sendiri dihadiri 26 DPD PAPPRI di seluruh Indonesia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya