Liputan6.com, Manado: Suasana Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Damai Sejahtera yang dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (8/5), tampak seperti bukan musyawarah nasional. Maklum, yang hadir dalam Munaslub hanya dewan pengurus daerah (DPD) dan tidak melibatkan dewan pengurus cabang (DPC).
Tak hanya itu. Munaslub PDS tersebut sepi karena dilaksanakan mendadak. Rencana semula, Munaslub dilaksanakan 2011 mendatang. Namun, karena Ketua Umum PDS Ruyandi Hutasoit secara tiba-tiba mengajukan pengunduran diri, Munaslub segera dilangsungkan. Bisa jadi mundurnya Ruyandi lantaran banyaknya masalah di internal partai.
Bahkan saking mendadaknya musyawarah tersebut, pemilihan ketua umum pun direncanakan menempuh cara aklamasi. Denny Tewu secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum. Terkait hal ini, Denny menyatakan, meski hanya satu calon, demokrasi tetap dijalankan. Ruyandi sendiri terpilih sebagai Ketua Dewan Pembina.
Munaslub yang dilaksanakan selama dua hari itu selain memilih ketua umum, juga untuk mempersiapkan konsolidasi untuk Pemilu 2014 mendatang. Seperti diketahui, pada Pemilu 2009 silam, PDS gagal masuk parlemen.(BJK/YUS)
Tak hanya itu. Munaslub PDS tersebut sepi karena dilaksanakan mendadak. Rencana semula, Munaslub dilaksanakan 2011 mendatang. Namun, karena Ketua Umum PDS Ruyandi Hutasoit secara tiba-tiba mengajukan pengunduran diri, Munaslub segera dilangsungkan. Bisa jadi mundurnya Ruyandi lantaran banyaknya masalah di internal partai.
Bahkan saking mendadaknya musyawarah tersebut, pemilihan ketua umum pun direncanakan menempuh cara aklamasi. Denny Tewu secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum. Terkait hal ini, Denny menyatakan, meski hanya satu calon, demokrasi tetap dijalankan. Ruyandi sendiri terpilih sebagai Ketua Dewan Pembina.
Munaslub yang dilaksanakan selama dua hari itu selain memilih ketua umum, juga untuk mempersiapkan konsolidasi untuk Pemilu 2014 mendatang. Seperti diketahui, pada Pemilu 2009 silam, PDS gagal masuk parlemen.(BJK/YUS)