Peran Alfins dalam Perampokan Rumah Dodi Triono di Pulomas

Dengan penangkapan Alvin ini, petugas gabungan telah menangkap tiga perampok Pulomas.

oleh Liputan6 diperbarui 29 Des 2016, 06:01 WIB
Lokasi penangkapan pembunuh sadis di Tambun, Bekasi. (Liputan6.com/Fernando Purba)

Liputan6.com, Jakarta - Aparat gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Kota Depok kembali menangkap seorang tersangka perampokan dan pembunuhan sadis Pulomas, bernama Alfins Bernius Sinaga. Dengan demikian, sudah ada tiga tersangka yang ditangkap.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Nugroho mengatakan, polisi melumpuhkan Alfins dengan senjata api karena tersangka melawan untuk melarikan diri saat dilakukan penangkapan

"Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur bagi pelaku yang melawan," kata Rudy Nugroho, di Jakarta Rabu malam (28/12/2016) dilansir dari Antara.

Rudy menuturkan, Alfins diduga berperan sebagai pengemudi mobil yang digunakan untuk merampok rumah mewah milik korban Dodi Triono tersebut.

Polisi meringkus Alfins di kawasan Villamas Indah Blok C Bekasi Utara Jawa Barat pada Rabu petang usai penangkapan terhadap dua tersangka lain, yakni Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Dalam penangkapan tersebut, keduanya juga dilumpuhkan. Ramlan tewas sedangkan Erwin selamat.

Dengan penangkapan Alvin ini, petugas gabungan telah menangkap tiga perampok Pulomas, sedangkan seorang lainnya YP masih dalam pengejaran.

Sementara itu, adik Ramlan berinisial R alias Ucok diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif karena pria tersebut diduga menyembunyikan tersangka Ramlan dan Erwin di rumah Jalan Kalong Rawalumbu Bekasi Jawa Barat.

Sebanyak 11 orang disekap dalam kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter tanpa ventilasi selama 17 jam di rumah mewah, Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Saat ditemukan pada Selasa 27 Desember 2016, didapati enam orang meninggal dan lima luka-luka.

Enam korban meninggal yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Lima korban selamat dari pembunuhan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya