Tak Biasa, Wisata Lava di Lereng Gunung Merapi

Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) menawarkan wisata tak biasa untuk menyambut tahun baru 2017.

oleh Mulyono Sri Hutomo diperbarui 29 Des 2016, 07:05 WIB
Wisata Lava Tour Gunung Merapi di Yogyakarta. (Liputan6.com/Yanuar H)

Liputan6.com, Jakarta Bagi kamu yang belum merencanakan libur di akhir tahun kini Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) siap menyambut kamu untuk menyusuri bekas-bekas kawasan terdampak erupsi Merapi.

Selain menyaksikan kawasan terdampak erupsi serta alamnya yang indah, wisatawan akan disuguhi wisata menantang adrenalin dengan menyusuri indahnya Sungai Kuning yang terletak di wilayah Kecamatan Cangkringan. Wisatawan juga bisa belanja dan menikmati kuliner khas Pakem dan Cangkringan, pendeknya wisatawan akan dibuat puas dengan keramahan khas pedesaan.

Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Daldiri mengatakan, mereka menawarkan paket Lava Tour yang terdiri tiga paket. Paket short yaitu menempuh jarak sekitar 30 km pergi-pulang (PP) dan memakan waktu tiga jam, disana kita akan mengunjungi empat titik wisata. Paket medium jarak tempuh PP sekitar 34 kilometer dan bisa ditempuh dengan waktu sekitar 3,5 jam dengan mengunjungi lima titik wisata. Sementara untuk paket long obyek yang dikunjungi lebih lengkap, termasuk makam Mbah Marijan yang lokasinya di Glagaharjo Cangkringan, jarak tempuhnya PP sekitar 40 km dengan durasi waktu sekitar empat jam.

"Wisata Lava tour yang menyusuri Sungai Kuning dan bekas eruspi Merapi tersebut menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan yang tidak bisa dijumpai di tempat lain, bahkan kondisi bekas erupsi Merapi tidak bisa dijumpai di negara lain, mengingat Gunung Merapi mempunyai kekhasan tersendiri," katanya, seperti dikutip laman Antaranews.com. Yuk, simak keunikan wisata lava merapi dengan mengeklik tautan berikut ini.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya yang sedang populer: Tanda-Tanda Pernah Berhubungan Seksual di Usia Remaja. Yuk, berbagi di Forum Liputan6.

Penulis:

Febri Seftian Ramadhan N

Universitas Bung Karno

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya