Janji Djarot Tak Gunakan Politik Uang untuk Cari Suara

Calon nomor urut dua meminta para pendukungnya justru meminta para pendukungnya untuk menangkap pelaku serangam fajar dan dilaporkan pada Ba

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 19 Des 2016, 08:20 WIB
Cawagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat menyapa warga Kampung Makasar, Jakarta, Kamis (8/12). Dengan disambut warga dan anak-anak Djarot menyusuri Jalan Kerja Bakti yang menjadi lokasi blusukan-nya. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Calon wakil gubernur petahana DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan Ahok-Djarot tak akan menggunakan politik uang untuk mencari suara.

"Basuki-Darot sangat anti-money politic. Saya pastikan (pelaku politik uang) kalau sudah jadi pemimpin, korupsinya luar biasa," kata Djarot di Kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Minggu 18 Desember 2016.

Bahkan, ia menambahkan, pendukungnya tidak menerima uang melainkan memberikan uang atau sumbangan untuk kampanye Ahok-Djarot.

"Ada enggak pasangan yang disumbang oleh rakyat, ora ono. Yang nyumbang rakyat jelata. Apa kalian takut? Ora wedi (enggak takut)," ujar Djarot.

Djarot menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan serangan fajar dengan membagikan uang saat hari pemungutan suara nanti.

Calon nomor urut dua meminta para pendukungnya justru meminta para pendukungnya untuk menangkap pelaku serangam fajar dan dilaporkan pada Bawaslu

"Kalau kalian bisa menangkap yang melakukan serangan fajar itu, kamu tangkap dia, jangan dipukul, di gebuk. Bawa ke Panwas, bawa ke polisi, laporkan supaya dihukum," tandas Djarot.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya