5 Aturan Kencan Pertama yang Kuno dan Sebaiknya Ditinggalkan

Kencan pertama selalu menjadi momen mendebarkan, simak beberapa aturan kencan yang sudah kuno dan sebaiknya ditinggalkan.

oleh Liputan6 diperbarui 20 Des 2016, 06:00 WIB
Kencan pertama jadi penentu apakah hubungan Anda akan berlanjut atau tidak. Simak 7 tips penting berikut ini. Foto: Marieclaire.co.uk.

Liputan6.com, Jakarta Kencan pertama merupakan momen mendebarkan. Saking takutnya membuat kesalahan dan memberikan kesan negatif, Anda biasanya banyak menduga-duga apa yang sebaiknya dilakukan atau yang tidak boleh dilakukan. Ada aturan tidak baku yang selama ini berkembang di masyarakat soal kencan pertama. Etiket tersebut justru membuat Anda kaku, tidak lepas, dan tidak tampil apa adanya. Kabar baiknya, berikut ini adalah aturan kencan pertama yang sudah kuno dan sebaiknya Anda tinggalkan, seperti dilansir dari laman marthastewartweddings.com, Selasa (20/12/2016).

1. Pria yang harus mengajak kencan
Sudah menjadi pakem bahwa lelaki harus bersikap agresif, sementara wanita sebaiknya menunggu. Namun pertanyaannya adalah “Apakah Anda benar-benar menyukai orang ini?” Jika memang pria tersebut merupakan pribadi yang menyenangkan dan menarik, mengapa Anda harus menahan diri untuk mengajaknya berkencan. Lupakan aturan kuno yang mengharuskan si pria mengajak Anda terlebih dahulu. Siapa tahu Anda ajakan Anda justru disambut dengan suka cita oleh si dia.

2. Harus berdandan cantik
Saat kencan pertama, Anda ingin memberi kesan pada teman kencan dengan berpenampilan terbaik di hadapan dia. Hal tersebut membuat Anda kebingungan memilih baju dan aksesoris yang sebaiknya dipakai. Banyak majalah wanita seringkali menyarankan Anda merias diri dan memakai make up. Tapi jika Anda merasa tampil blink-blink bukan gaya Anda, sah-sah saja kok jika pada kencan pertama Anda tampil apa adanya, dengan gaya Anda yang seperti biasanya. Kenakan pakaian yang nyaman serta bisa membuat Anda merasa percaya diri. Sikap percaya diri justru lebih memberikan kesan berarti bagi si dia daripada “bungkus” yang Anda pakai.

3. Jaga sikap saat makan
Penting sekali untuk diperhatikan bahwa Anda tidak harus mengubah diri Anda hanya karena berkencan dengan seseorang. Anda tidak harus bersikap kelewat hati-hati dalam memilih restoran atau hidangan saat kencan pertama. Jika Anda suka makan di kedai kopi daripada di kefe mahal, ajak saja si dia ke kedai kopi. Jika Anda gemar memakan jengkol, tidak ada salahnya kok memesan jengkol balado. Sederhana sekali bukan? Anda tidak perlu menutup-nutupi diri dan menjadi seseorang yang bukan diri Anda hanya untuk memberi kesan pada si dia.

4. Berhati-hati memilih topik pembicaraan
Dalam sebuah hubungan, komunikasi adalah kunci. Tidak ada salahnya mengobrol tentang hal-hal personal semisal momen menyedihkan dalam hidup, berbagi mimpi dan inspirasi, menertawakan kisah-kisah lucu, atau malah berdebat soal politik. Hello, Anda tidak sedang meeting dengan klien bisnis kan? Jadikan pembicaraan kalian sesuatu yang menyenangkan. Si dia mungkin tertarik pada Anda karena Anda merupakan pribadi yang enak diajak ngobrol. Siapa tahu dengan begitu si dia ingin mengajak Anda kencan kedua.

5. Pria yang harus membayar tagihan
Memang menyenangkan jika Anda tidak harus membuka dompet untuk tiket bioskop atau untuk membayar hidangan yang Anda makan. Tapi sebenarnya sah-sah saja jika Anda dan si dia berbagi. Toh dia masih belum menjadi suami Anda, Anda juga yang punya pekerjaan dan gaji. Jika si dia berinisiatif membelikan tiket bioskop, Anda bisa membelikan pop corn untuk dimakan berdua.

(Ana Fauziyah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya