Calon Mahasiswa Peserta SNBT Tetap Bisa Kuliah Meski Tak Lolos Seleksi Nasional

Tak semua peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) berhasil meraih kursi di perguruan tinggi negeri impian mereka.

oleh Tim NewsDiperbarui 07 Juni 2025, 00:34 WIB
Hari ini secara serentak pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 dimulai. UTBK-SNBT 2025 diikuti 860.976 peserta dan memperebutkan 259.564 kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Tak semua peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) berhasil meraih kursi di perguruan tinggi negeri impian mereka.

Meski begitu, Universitas Matana memberikan solusi melalui Program Tukar Kartu SNBT dengan kesempatan meraih beasiswa berupa keringanan biaya kuliah hingga pembebasan uang gedung 100 persen.

Rektor Universitas Matana Dr Melitina Tecoalu menjelaskan, program ini bukan hanya bentuk apresiasi atas upaya akademik peserta SNBT, tetapi juga komitmen Matana dalam memberikan akses pendidikan berkualitas.

"Kami ingin anak-anak Indonesia tahu bahwa jalan menuju masa depan tidak hanya satu. Gagal di SNBT bukan akhir segalanya," ujar Melitina dalam keterangan tertulis, Kamis (5/6/2025).

Dia menyebut, program beasiswa ini dapat diikuti oleh seluruh peserta SNBT. Caranya, kata Melitina, dengan menirim bukti kepesertaan SNBT ke nomor resmi kampus.

"Calon mahasiswa bisa langsung mendapatkan berbagai keuntungan yaitu bebas uang gedung 100 persen senilai Rp20 juta, potongan Uang Semester (UKT) hingga 70 persen, dan gratis biaya pendaftaran," papar Melitina.

Respons terhadap program ini pun disampaikan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua siswa. Salah satunya Guru BK SMAS PGRI 109 Tangerang, Banten Nazilatu Annisaa Rahman menilai program ini sangat membantu memberi alternatif bagi siswa yang belum memiliki rencana cadangan.

"Banyak siswa yang hanya menargetkan PTN dan merasa kehilangan arah saat tidak lolos. Program Tukar Kartu ini memberi mereka tujuan baru. Apalagi dengan bebas uang gedung, sangat membantu siswa dari keluarga menengah ke bawah," terang Nazilatu.

 

Bersyukur Ada Peluang untuk Masa Depan Anak-Anak

Solusi program Tukar Kartu SNBT dengan kesempatan meraih beasiswa. (Ist)

Salah satu orang tua siswa yang hadir dalam acara Parents Gathering Universitas Matana beberapa waktu lalu juga mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya program ini.

Dia menceritakan, sang anak yang awalnya kecewa karena tidak lolos SNBT, kini kembali bersemangat mengejar pendidikan tinggi.

"Saya sempat bingung harus bagaimana, apalagi biaya kuliah swasta itu tinggi. Tapi dengan beasiswa dari Matana, anak saya bisa lanjut kuliah tanpa membuat kami harus berutang. Ini benar-benar penyelamat," jelas dia.

Program ini menjadi pintu kedua yang dibuka untuk masa depan pendidikan anak-anak Indonesia, terutama mereka yang belum berhasil dijalur utama. Dengan dukungan seperti ini, Universitas Matana tak hanya membuka kelas, tetapi juga membuka harapan.

Infografis Daftar 23 Nama Mahasiswa Titipan dan Penitip Kasus Rektor Unila Karomani. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya