Warga Kebayoran Lama Ditemukan Tewas di Tempat Parkir Depok

Pria yang meninggal itu diketahui bernama Rudy Achmad Aries (51), warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

oleh Ady Anugrahadi diperbarui 18 Nov 2016, 02:03 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di mobil yang dikendarainya yang diparkir di sebuah rumah makan di bilangan Sukmajaya, Depok, Kamis (17/11/2016) malam.

Pria yang meninggal itu diketahui bernama Rudy Achmad Aries (51), warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Salah seorang saksi mata, Wira Epi Panias (26), mengatakan ia tak tahu persis kapan mobil Avanza bernomor polisi B 1445 BRH masuk ke halaman parkir rumah makan tersebut.

"Saya enggak tahu siapa yang parkirin. Tiba-tiba mobil udah di sini sekitar pukul 16.30 WIB," ujar Wira, Kamis (17/11/2016).

Lantas, pemilik rumah makan menyuruhnya untuk menegur orang berada di kendaraan tersebut. Pasalnya, sudah lebih dari lima jam mobil tak kunjung keluar.

"Sekitar jam 21.00 WIB saya disuruh Engkoh tanggung jawab. Disuruh pastiin orang yang ada di dalam," ujar Wira.

Ia lalu mencoba mengetuk pintu kendaraan tersebut. Namun, orang yang berada di dalam mobil tersebut tidak merespons. Sehingga ia memberanikan diri untuk membuka pintu kendaraan yang kebetulan tidak terkunci.

"Saya gedor-gedor diam saja. Mungkin karena dia pake headset jadi enggak kedengeran. Saya coba pegang pundaknya juga enggak bergerak," ujar Wira.

Tahu korban tak bernyawa, Wira yang merupakan juru parkir di rumah makan tersebut lantas melaporkan kejadian tersebut ke RW setempat.

Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya, Komisaris Polisi Supriady, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya pria yang meninggal di dalam sebuah mobil sekitar pukul 21.30 WIB.

"Ada orang yang meninggal di dalam mobil, tepatnya di depan rumah makan," ujar Supriady.

Dia mengatakan dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung. Saat ini korban dibawa ke Rumah Sakit Sentra Medika, Depok.

"Kami sudah menghubungi keluarga korban. Katanya yang bersangkutan memang mempunyai riwayat sakit jantung," Supriady menandaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya