Pantang Menyerah, Pria Lumpuh Jualan Koran dan Kantong Plastik

Pria lumpuh di Kupang berangkat pagi pulang malam bekerja untuk membeli beras.

oleh Ola KedaDiterbitkan 06 Oktober 2016, 20:25 WIB
Pria lumpuh pantang menyerah jualan koran dan kantong plastik (Liputan6.com / Ola Keda)

Liputan6.com, Kupang - Cacat fisik tak membuatnya patah semangat. Marthen Sebe (28) berjalan menggunakan tangan karena kedua kakinya lumpuh. Namun, dia bersemangat bekerja mencari uang demi mencukupi kebutuhan hidup kakek neneknya.

Sejak kecil, Marthen hidup bersama kakeknya karena kedua orangtuanya merantau di Malaysia dan hingga saat ini tak ada kabar. Untuk membiayai kehidupannya, setiap pagi Marthen yang bertempat tinggal di Kelurahan Sikumana, Kota Kupang harus menelusuri keramaian kota menjual koran di perempatan kota.
"Saya hidup dengan kakek nenek sejak kecil. Setiap pagi saya jualan koran untuk beli beras. Saya bisa pulang rumah kecuali korannya semua sudah terbeli, biasanya malam baru bisa pulang rumah," ucap Marthen kepada Liputan6.com di Kupang, Rabu (5/10/2016).

Meski cacat, Marthen menyatakan tak pernah patah semangat untuk bekerja. Sebelum menjual koran, Marthen menjual kantong plastik di pasar.

"Saya mempunyai modal awal Rp 30 ribu untuk membeli koran. Dari hasil penjualan koran saya mendapat keuntungan Rp 20 ribu. Lumayan bisa membeli beras setiap hari," kata Marthen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya