Panglima TNI Ajak Prajurit Teladani Jenderal Soedirman

Sebelum mendatangi TMP Kusumanegara Yogyakarta, Panglima TNI nyekar ke makam Sukarno, Soeharto, dan Gus Dur.

oleh Yanuar H diperbarui 28 Sep 2016, 17:18 WIB
Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyekar ke TMP Kusumanegara, Yogyakarta (Liputan6.com/ Yanuar H)

Liputan6.com, Yogyakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak anak buahnya berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta. Semua pejabat militer TNI baik dari AD, AU, dan AL hadir dalam ziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Panglima TNI pun sempat memimpin upacara penghormatan di TMP Kusumanegara. Kedatangannya merupakan rangkaian HUT ke-71 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2016.

Menurut Gatot, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai  pahlawan dan tidak melupakan sejarah. Termasuk sikap kepahlawanan maupun kepemimpinan Jenderal Soedirman sebagai panglima pertama angkatan perang RI. Perjuangan dan sikap rela berkorban demi bangsa dan negara Jenderal Sudirman harus menjadi contoh bawahannya.

"Pak Dirman sangat dekat dengan rakyatnya dalam setiap perjuangannya selalu disambut oleh rakyat. Dan mengingatkan bahwa kita berasal dari rakyat dan bersama sama dengan rakyat. TNI adalah anak kandung rakyat. TNI dengan rakyat merupakan kekuatan yang luar biasa," ujar Gatot, Rabu (28/9/2016).

Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyekar ke TMP Kusumanegara, Yogyakarta (Liputan6.com/ Yanuar H)

Sebelum mendatangi TMP Kusumanegara Yogyakarta, dia beserta rombongan mengunjungi makam Presiden ke-1 RI Sukarno, Presiden ke-2 RI Soeharto, dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

"Ini rangkaian HUT TNI yang menjadi tradisi akan setiap tahun akan kita lakukan. Saya pikir ini (panglima ziarah) sudah dilakukan sering, namun yang bersama dengan kepala staf angkatan, panglima, Pangkotama, Danjen Kopassus, Kormar, Paskhas, panglima armada, pangkoop sekarang ini," ujar Gatot.

Gatot mengatakan, TNI akan terus bersama dengan rakyat. Menurut dia, TNI dan rakyat merupakan kekuatan besar yang dimiliki bangsa Indonesia. Sehingga tema HUT TNI masih berkaitan dengan rakyat.

"Tahun ini masih relevan dengan tema tahun lalu bersama rakyat TNI hebat kuat profesional," Gatot Nurmantyo menandaskan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya