Jessica Ungkap Alasan Close Bill Sebelum Kedatangan Mirna Salihin

Sudah kebiasaan di Australia bila ada orang menutup tagihan lebh dulu.

oleh Nafiysul Qodar diperbarui 28 Sep 2016, 11:39 WIB
Jessica Kumala Wongso saat mengikuti sidang lanjutan kasus pembunuhan Mirna Salihin di PN Jakpus, Rabu, (21/9). Sidang menghadirkan saksi Ahli Patologi Forensik dari Australia, Michael David Robertsondi. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Jakarta - Jessica Kumala Wongso, terdakwa pembunuhan berencana Wayan Mirna Salihin, mengungkapkan alasan dirinya menutup pembayaran lebih dulu di Kafe Olivier, meski saat itu Wayan Mirna Salihin belum tiba di kafe tersebut.

"Itu kebiasaan di Australia," kata Jessica menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2016).

Menurut Jessica, adalah hal wajar bila tengah berkumpul, sesama teman saling mentraktir. Bisa jadi, dia menjelaskan, saat ada temannya yang datang dan memesan makanan dan minuman maka dia yang akan membayar tagihan lainnya.

"Itu biasa," kata Jessica.

Dalam rekaman CCTV Kafe Olivier tampak Jessica membayar tagihan pesanan yang dipesan dia dan Mirna. Sikap ini menimbulkan pertanyaan sekaligus janggal.

Adalah barista kafe, Rangga Dwi Saputra, yang menyebutkan keanehan tersebut di muka persidangan.

Rangga mengaku tidak tahu untuk siapa dia meracik es kopi Vietnam. Dia hanya membuat racikan itu berdasarkan pesanan yang tercetak dari kasir untuk meja nomor 54. Namun Rangga tak menampik sempat melihat Jessica berdiri di depan kasir.

Dia bahkan heran saat melihat Jessica close bill atau membayar terlebih dulu pesanannya sebelum dikonsumsi.

"Baru mau dibuat kopinya, terus dia (Jessica) langsung mau bayar," ujar Rangga dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 21 Juli 2016.

Rangga tahu jika Jessica membayar terlebih dulu pesanannya karena posisinya tidak jauh dari meja kasir. Dia sempat mendengarkan percakapan antara pegawai yang melayani dengan Jessica. Baginya, cukup aneh konsumen close bill lebih dulu, sementara pesanannya belum dikonsumsi, kecuali take away atau dibawa pulang.

"Tidak biasa. Biasanya konsumen makan dulu atau minum dulu, bayarnya nanti," tutur Rangga.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya