3 Makanan Ini Bikin Anda Sulit Fokus Saat Kerja

banyak orang yang mengaku sering gagal fokus ketika menyelesaikan tugas di kantor. Hal ini bisa diakibatkan karena salah konsumsi makanan

oleh Vina A MulianaKarir.comDiterbitkan 20 September 2016, 07:10 WIB
3 Makanan Ini Bikin Anda Sulit Fokus Saat Kerja

Liputan6.com, Jakarta Penting bagi pekerja untuk bisa selalu fokus dalam menyelesaikan tugasnya di kantor. Selain bisa membuat pekerjaan lebih mudah terselesaikan, fokus dalam bekerja juga bisa meembuat Anda lebih produktif. 

Walau begitu, tidak sedikit orang yang mengaku sering gagal fokus ketika menyelesaikan tugas di kantor. Hal ini bisa diakibatkan karena salah konsumsi makanan.

Melansir karir.com, Senin (19/9/2016), berikut 3 makanan yang harus kamu hindari jika tidak ingin gagal fokus di kantor:

1. Gorengan

Bukan rahasia lagi kalau gorengan mengandung tingkat lemak dan kolesterol yang tinggi. Gorengan juga dapat menimbulkan gangguan pada dinding arteri yang memasok darah menuju otak.

Hal ini mengakibatkan berkurangnya darah yang cukup menuju otak dan dapat menyebabkan berkurangnya konsentrasi atau paling parah bisa mengakibatkan stroke.

Junk Food

2. Junk food

Sebagian besar kandungan di dalam junk food adalah lemak jahat. Pada penelitian yang dipublikasikan di jurnal “Brain, Behavior and Immunity” dengan obyek percobaan tikus dihasilkan bahwa dalam satu minggu, junk food sudah dapat memicu gangguan memori pada tikus.

Peneliti menyimpulkan bahwa junk food mengandung lemak jahat yang dapat membuat memori otak berkurang fungsinya.

Makanan manis

3. Makanan manis

Gula memang bagus manfaatnya untuk tubuh jika dikonsumsi dengan takaran yang tepat. Namun, bagaimana jika makan makanan yang mengandung terlalu banyak gula? Sebagian besar faktor penyebab neurologis ternyata adalah gula.

Mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat mengurangi zat-zat yang dapat menurunkan daya ingat otak. Bahkan ini bisa mengakibatkan gangguan ketika belajar, bekerja dan menghafal.

Sifat adiktif gula mengakibatkan indulgensi. Konsekuensi jangka panjangnya adalah memberi pengaruh buruk pada kemampuan belajar dan keterampilan kognitif.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya