Kelompok 85: Aksi Bonek Tidak Masuk Agenda KLB

Kedatangan bonek, suporter Persebaya 1927, yang ingin menghadiri kongres dipastikan tidak akan berpengaruh pada Kongres Luar Biasa.

oleh Risa Kosasih diperbarui 02 Agu 2016, 22:50 WIB
Pendukung Persebaya Surabaya (Bonek) membawa spanduk saat melakukan aksi di Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara, Selasa (2/8). Bonek meminta kepada federasi sepakbola Indonesia itu untuk mengembalikan hak-hak Persebaya.(Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Kelompok 85 telah sepakat pada agenda besar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Rabu (3/8/2016) besok. Kedatangan Bonek, suporter Persebaya 1927, yang ingin menghadiri kongres dipastikan tak akan berpengaruh pada agenda tersebut.

Hal ini dikatakan kuasa hukum K-85, Gusti Randa, yang beranggotakan 92 pemilik suara KLB PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (2/8/2016) sore. K-85 berkomitmen bahwa bonek bukan tanggung jawab mereka.

"Tidak ada satupun orang yang melarang kedatangan teman-teman dari Surabaya ini, tapi yang punya aturan kongres adalah PSSI. Situasi di luar kongres juga merupakan ranah institusi keamanan," tutur Gusti Randa.

Kelompok suporter Bonek telah tiba di Jakarta sejak akhir pekan kemarin. Mereka menuntut agar PSSI mengembalikan status klub Persebaya 1927 sebagai anggota PSSI dan klub yang sah.

"Kalau ada agenda lain, ranahnya bukan KLB dan yang akan menjawab ini adalah PSSI. Voter pun tak bisa mengubah agenda," ucap Gusti Randa.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya