Pengakuan Badrodin Selama Menjabat Kapolri

Polri sebagai pelayan masyarakat masih jauh dari harapan. Bahkan ada masyarakat yang dicederai oleh polisi.

oleh Hanz Jimenez Salim diperbarui 14 Jul 2016, 09:51 WIB
Jenderal Drs. Badrodin Haiti lahir di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada 24 Juli 1958

Liputan6.com, Jakarta - Jenderal Badrodin Haiti mengakui kinerjanya sebagai Kapolri belum maksimal. Hal ini ia sampaikan ketika memberikan sambutan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) kapolri.

Prosesi penyerahan tugas tersebut digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kamis (14/7/2016).

Menurut Badrodin, kekurangan tersebut di antaranya terkait dengan pembinaan anggota. Selama ia menjabat, ada saja sejumlah anak buahnya yang bermasalah.

"Ada anggota yang belum mendapat pembinaan tepat," kata Badrodin.

Selain pembinaan anggota, Badrodin juga menilai masih banyak permasalahan yang harus dibenahi.

Khususnya terkait pelayanan terhadap masyarakat. Ia menilai sampai dengan saat ini, masyarakat belum terlayani dengan baik.

"Masyarakat yang belum terlayani dengan baik, bahkan dicederai oleh Polri," kata Badrodin yang bulan ini genap berusia 58 tahun.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya