Liputan6.com, London - Ada-ada saja penyebab rusaknya barang. Sayangnya, tidak semua perbaikan bisa dilakukan segera dan tuntas karena keterbatasan waktu, biaya, atau kemampuan untuk menggunakan jasa profesional.
Sejumlah orang pun akhirnya memutar akal, dengan menyelesaikan permasalahan dengan cara mereka sendiri.
Namun, seperti dikutip dari Daily Mail Kamis (17/3/2016), tak semua cara berhasil menyelesaikan masalah.
Baca Juga
- Pita Perekat untuk Perbaiki Pesawat
- Akal-akalan Perusahaan Obat Menguji Pasien di Jerman Timur
- Tips Cerdas Memperbaiki Keramik Lantai Rumah
Advertisement
Keberadaan media sosial membantu netizen untuk saling berbagi pengalaman memperbaiki kerusakan benda dan barang.
Misalnya ketika kepala pancuran mandi rusak yang diganti dengan botol minuman soda yang dibolongi. Atau penggunaan tali kekang anjing untuk ‘memegangi’ buku selagi membaca dalam bak mandi.
Seorang pengguna netizen memamerkan ‘perbaikan’ lubang di pintunya yang ditutup dengan gambar wajah aktor terkenal dari The Shining. “Teman saya membobol pintu ini,” kata pengunggah gambar.
Akal-akalan perbaikan mobil juga merupakan salah satu yang kerap dibagikan oleh para netizen. Atau kendaraan lain—pesawat jet. Seorang pengguna Twitter memergoki petugas sedang memasang pita perekat di lingkar depan mesin pesawat terbang.
Katanya melalui Twitter, “Mencemaskan sekali ketika @easyJet merekatkan bagian pesawat menggunakan selotip.”
Seorang pesepeda juga kreatif menggunakan pita perekat yang dipakainya untuk merekat balok kayu di sepedanya -- dijadikan dudukan.
Sejumlah barang rumahan ternyata dapat menjadi barang pengganti yang tepat guna untuk mobil. Ada saja yang memasang jendela rumah sebagai pengganti jendela mobilnya. Atau, pemasangan kepala sapu untuk mengganti wiper kaca belakang yang hilang.
Saat mobil penyok tapi tidak punya biaya, seorang pengguna cukup puas dengan menempelkan stiker berbentuk gambar ‘tonjokan’ Batman versi tahun 60-an.
Ada lagi yang menempelkan cetakan gambar lampu utama untuk mengganti lampu utama yang sebenarnya.
Selain lucu dan menghibur, ada akal-akalan yang berbahaya, misalnya ketika pembungkus plastik dipakai untuk memperkuat tiang gedung yang rontok sebagian karena tertabrak mobil.
Di foto lain, sejumlah anak muda menantang maut ketika berendam dalam kolam dan menggunakan sandal untuk mengapungkan colokan kabel listrik.