Jongkok di Tempat Umum Picu Perdebatan Panas di Tiongkok

Perdebatan panas minggu lalu terjadi terkait orang-orang yang berjongkok di tempat-tempat umum. Apakah sopan jongkok di tempat umum?

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 01 Mar 2016, 13:30 WIB
Di jaman internet sekarang ini, segala hal dipermasalahkan. Sopankah berjongkok di tempat umum? (Sumber CCTV via Shanghaiist.com)

Liputan6.com, Shanghai - Minggu lalu perdebatan panas terjadi di sosialmedia Tiongkok, terkait orang-orang yang sedang berjongkok menantikan kedatangan kereta di stasiun bawah tanah.

Semua itu bermula ketika foto dua gadis sedang berjongkok menantikan kereta mereka beredar melalui Weibo. Tak disangka kegiatan mereka memunculkan perdebatan panas. 

Perdebatan itu bahkan menjadi trending topic dan memunculkan tagar-- suatu kata yang dianggap dapat mewakili topik yang diawali dengan tanda #.

Komentar pertama dari foto tersebut bersifat kritis terhadap kelakuan kedua gadis, seperti ditulis pengguna Weibo @wojiaosankeya, “Kenapa perempuan-perempuan masa kini kurang beradab? Berjongkok di tempat umum sesuka mereka? Siapa yang mengajari mereka itu? Kebiasaan seperti apa ini?”

Di jaman internet, segala hal bisa jadi bahan perdebatan. Ada saja yang mempermasalahkan jongkok di muka umum. (Sumber CCTV via Shanghaiist.com)

Dikutip dari Shanghaiist, Selasa (29/2/2016) netizen lainnya ikut bersuara mengenai postur yang dianggap memalukan itu, namun sebaliknya sebagian besar merasa geram terhadap kelakuan orang yang mencuri foto tanpa izin kemudian melakukan penilaian.

“Cukup banyak tekanan di dalam masyarakat. Kalau seseorang merasa lelah lalu berjongkok, memang kenapa? Kalau orang lelah lalu tertidur, memang kenapa? Kalau orang minum sambil berjalan, memang kenapa? Kalau merasa beradab, kenapa Anda mengambil foto orang lain? Orang yang paling tidak berbudaya adalah mereka yang seenaknya menilai orang lain!” ungkap pengguna Weibo, @kimia729. 

Sejumlah orang sependapat bahwa netizen yang mengambil foto seharusnya mengurus dirinya sendiri, seperti komentar yang ditulis oleh @fantuanziyan, “Saya tak suka menggunakan mantel bulu, tapi saya tak akan menyerang orang yang memakainya.”

“Orang beradab tak akan menyebut orang lain tidak beradab,” ungkap @zuixindaao.

Di jaman internet, segala hal bisa jadi bahan perdebatan. Ada saja yang mempermasalahkan jongkok di muka umum. (Sumber CCTV via Shanghaiist.com)

Sementara itu, sejumlah netizen lain berusaha menengahi perdebatan dengan merujuk kepada perilaku mereka sendiri.

 “Ketika saya lelah menggunakan sepatu hak tinggi, saya berjalan telanjang kaki, memang kenapa?” ungkap akun @GUISIYAOshidameinu.

Kesopanan dalam berjongkok kini menjadi sebuah pertanyaan besar di Tiongkok. Namun, masih banyak masalah yang lebih besar dilakukan oleh warga yang di tempat-tempat umum, seperti buang air kecil, buang sampah dan meludah.

Jadi bagaimana menurut Anda? Apakah sopan berjongkok di tempat umum?

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya