Hesty Klepek Klepek Tak Mengetahui Soal Muncikari

Hesty Klepek Klepek yang ditangkap karena kasus dugaan prostitusi membantah mengenal salah satu Muncikari yang kabarnya telah menjualnya

oleh Deyesta Naedy diperbarui 25 Feb 2016, 11:00 WIB
Hesty 'Klepek-Klepek' (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Kasus dugaan prostitusi kini dihadapi pedangdut Hesty Klepek Klepek. Namanya pun terbawa-bawa dalam kasus prostitusi artis yang sebelum ini sudah diangkat di media dan diperbincangkan masyarakat. 

Hesty Klepek Klepek yang mendatangi kantor redaksi Liputan6.com, Rabu (24/2/2016), di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, mengungkapkan secara terang-terangan bahwa ia sama sekali tidak terlibat dalam kasus prostitusi tersebut.

Hesty Klepek Klepek juga menegaskan tak mengenal sang muncikari yang banyak diberitakan di kasus dugaan prostitusi di Bandar Lampung itu. "Aku enggak kenal dia sama sekali," ucap pemilik nama lengkap Eti Parwati itu.

Penyanyi dangdut Hesty klepek klepek berpose usai mencurahkan isi hatinya pada wawancara di kantor Liputan6.com,Jakarta, Rabu (24/2). Hesty Klepek Klepek Menangis Dituding Terlibat Prostitusi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Muncikari yang bernama Kiki dan Sofian kabarnya yang menjual Hesty kepada pria hidung belang. Namun lagi-lagi, Hesty Klepek Klepek menegaskan bahwa ia bukanlah satu dari sekian artis yang terlibat dalam kasus prostitusi.

"Aku ke sana tuh benar-benar mau nyanyi, itu job terakhir aku sebelum aku cuti karena kehamilanku," ucap Hesty Klepek Klepek. Tapi apa yang terjadi, justru pekerjaannya itu menjadi petaka baginya. Ia malah ditangkap oleh pihak kepolisian setempat karena dugaan melakukan tindakan prostitusi.

Hesty 'Klepek-Klepek' (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Hesty Klepek Klepek digerebek pada Jumat (19/2/2016) dinihari di sebuah kamar hotel di Bandar Lampung. Ia ditangkap bersama dengan seorang pria, yang Hesty juga tidak kenal. Hesty yang tengah berbadan dua ini menampik bahwa ia melakukan sesuatu hal terlarang dengan pria tersebut.

Hesty menjelaskan ia hanya mengobrol biasa saja di dalam kamar itu. Lantaran, ia berpikir orang tersebut adalah salah satu dari orang EO (event organizer) yang hendak mengajaknya meeting.(Est/Mer)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya