Liputan6.com, Paris - Babak 16 besar Liga Champions akan dimulai, Rabu dinihari WIB (17/2/2016). Laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Chelsea yang akan dihelat di Stadion Parc des Princes, Prancis, jadi salah satu dari dua partai pembuka leg pertama.
Dalam dua musim terakhir Liga Champions, kedua klub sudah bertemu empat kali. Hasilnya, PSG dan Chelsea sama-sama mengemas satu kemenangan. Kedua klub juga sama-sama pernah saling menghentikan.
Baca Juga
- Yang Cantik-cantik di Pertamina Proliga 2016
- 5 Pemain Terburuk Barcelona Sepanjang Masa
- Cerita Peter Pan dan Doping Seks Bersama 600 Wanita
Advertisement
Chelsea pernah menghentikan laju PSG di perempat final musim 2013-14. Sedangkan PSG menghentikan langkah The Blues di perdelapan final musim lalu.
Pada pertemuan kali ini, PSG wajib waspada. Ya, meski tengah berada di papan tengah klasemen Liga Premier Inggris, Chelsea bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng.
Sejak Guus Hiddink masuk menggantikan Jose Mourinho 19 Desember tahun lalu, Chelsea belum tersentuh kekalahan dalam 12 pertandingan di semua kompetisi. Sang Midas -julukan Hiddink- juga mampu mengembalikan kebuasan Diego Costa di daerah penalti lawan.
Striker asal Spanyol itu sudah membukukan tujuh gol dari delapan pertandingan di bawah Hiddink. Padahal, saat masih ditangani Mourinho pada awal-awal musim ini, keran gol Costa tersumbat.
"Saat saya datang, saya katakan pada pemain, mereka harus mengembalikan dukungan dan kepercayaan diri para fans Chelsea dan lalu melihat ke masa depan" ujar Hiddink seperti dilansir Daily Mail.
Di sisi PSG, persiapan Le Parisien menghadapi Chelsea mengalami masalah serius. Internal juara Ligue 1 Prancis tersebut sedang diterpa masalah menyusul komentar berbau seksual yang dilontarkan Serge Aurier ke pada pelatih Laurent Blanc dan beberapa rekan setimnya. Alhasil, Aurier akan absen di laga melawan Chelsea.