Tantowi Yahya Vs Dinasti Atut dalam Pilkada Banten

Tantowi tak menutup kemungkinan jika pada akhirnya disandingkan dengan sang 'Pangeran' Banten.

oleh Yandhi Deslatama diperbarui 13 Feb 2016, 07:55 WIB
Tantowi Yahya

Liputan6.com, Serang - Tantowi Yahya menantang Andhika Hazrumy yang notabene anak pertama Ratu Atut Chosiyah, untuk bersaing sehat mendapatkan 'restu' Abu Rizal Bakrie atau Ical, dalam Pilkada Banten 2017.

"Pesan Pak Ical tadi malam dari beliau, silakan kalian berjuang ke bawah, jangan pecah, jangan bentrok. Tunjukkan Golkar paling canggih dalam berpolitik," kata Tantowi, saat ditemui di Kota Serang, Banten, Jumat 12 Februari 2016.

"Silakan tunjukkan demokrasi yang baik ala Golkar melalui kadernya ke bawah. Jadi saat ini Andhika bekerja, saya bekerja," sambung dia.

Kendati demikian, Tantowi tak menutup kemungkinan jika pada akhirnya disandingkan dengan sang 'Pangeran' Banten itu saat Pilkada Banten.

"Semua lawan (politik) berat dan punya kemampuan dan kelebihan. Kita ini kaya Liga Inggris, berat ini dalam pilgub ini. Duet maut ketika Andhika dengan saya disandingkan," ujar dia.


Tantowi berpendapat, persaingan di tubuh Golkar dianggap akan menjadikan partai berlambang beringin itu menjadi semakin sehat. Ini sekaligus akan mendewasakan perpolitikan partai era Presiden Soeharto itu setelah peristiwa perpecahan 2 kubu, yakni Abu Rizal Bakrie dan Agung Laksono.

"Salah satu syarat partai yang institusionalisasinya baik adalah tidak tergantung pada sosok figur tertentu, melainkan bergantung pada mesin partai. Majunya Tantowi harus diapresiasi, mengingat kentalnya pengaruh dinasti politik Atut di Banten," kata pengamat politik dari Indonesia Monitor Syifak Muhamad Yus, saat dihubungi Jumat.

Pria asal Aceh yang menempuh pendidikan S2 di Malaysia ini memprediksi, jika Tantowi maju dalam Pilgub Banten dengan kendaraan Partai Golkar, dipastikan akan menyelamatkan partai ini dari kampanye negatif yang melekat dengan dinasti Ratu Atut Chosiyah.

"Kasus korupsi Atut, Wawan, dan mengguritanya dinasti politik, bisa menjadi senjata kampanye negatif yang bisa saja mengurangi suara Golkar dalam pilkada," tegas Syifak.

Tantowi Yahya sebelumnya mengatakan, terjadi sebuah ironi di Banten, karena masih banyak daerah yang terisolasi. Karena itulah Tantowi berniat maju dan memperbaiki Provinsi Banten.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya