Cegah Penularan Zika, Ibu Hamil Sebaiknya Absen Dulu Bercinta

Ibu hamil yang pasangannya baru saja melakukan perjalanan dari negara yang terkena wabah Zika disarankan hindari bercinta sementara waktu.

oleh Bendikta DesideriaDiterbitkan 07 Februari 2016, 12:00 WIB
Nyamuk Aedes Aegypti terlihat di laboratorium Oxitec di Campinas, Brasil, (2/2/2016). Para ahli kesehatan memeberikan keterangan bahwa Virus Zika yang menyebar di kawasan Amerika Latin, terutama Brasil dan Kolombia. (REUTERS/Paulo Whitaker)

Liputan6.com, Jakarta Beberapa kasus mengenai penularan virus Zika melalui hubungan seksual mencuat selama beberapa hari terakhir. Salah satunya kasus virus Zika di Dallas yang diduga ditularkan melalui hubungan seksual.

Guna mencegah penularan, pejabat kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan perempuan hamil dan pasangannya yang baru saja melakukan perjalanan ke negara-negara wabah Zika untuk sementara waktu menghindari hubungan seksual.

Baca Juga

  • Masyarakat AS Harus Pakai Kondom Jika Tak Mau Tertular Zika
  • Jejak Virus Zika Ditemukan di Air Liur dan Urine
  • Kasus Virus Zika pada Ibu Hamil Ditemukan di Spanyol

Jika pun berhubungan seksual disarankan untuk menggunakan kondom selama masa kehamilan seperti dikutip laman Time, Minggu (7/2/2015).

Rekomendasi ini dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat melalui Centers For Disease Control and Prevention (CDC) pada Jumat (5/2/2015). Tepatnya sesudah adanya konfirmasi penularan virus Zika lewat hubungan seksual di Dallas, Texas.

"Pasangan yang pihak laki-laki baru saja melakukan perjalanan ke daerah penularan Zika yang sedang aktif dapat mempertimbangkan penggunaan kondom saat berhubungan seksual. Atau pantang dari aktivitas seksual," terang CDC dalam pernyataannya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya