VIDEO: Kementerian Agama dan MUI Jember Antisipasi Paham Radikal

Kementerian Agama dan MUI cabang Jember menerjunkan ratusan penyuluh ke tengah masyarakat sebagai deteksi dini masuknya paham radikal.

oleh Liputan6 diperbarui 16 Jan 2016, 07:31 WIB
Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia cabang Jember menerjunkan ratusan penyuluh ke tengah masyarakat sebagai deteksi dini masuknya.

Liputan6.com, Jember - Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia cabang Jember menerjunkan ratusan penyuluh ke tengah masyarakat sebagai deteksi dini masuknya paham radikalisme yang menjurus terorisme. Di Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan mengumpulkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bahu-membahu mencegah serangan teror.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (16/1/2016), sejumlah penyuluh mendatangi pemukiman warga di Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates. Relawan yang terdiri dari ulama, ustaz, masyarakat, hingga tenaga pendidik ini berada di bawah Kementerian Agama Cabang Jember.

Mereka membaur dengan masyarakat, melibatkan diri di pengajian hingga sosialisasi langsung ke rumah rumah warga. Tujuannya untuk mengantisipasi menyebarnya faham radikalisme yang mengarah kepada tindakan terorisme.

Di Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengumpulkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat keamanan di Starbucks Coffee pusat perbelanjaan Makassar. Gubernur meminta seluruh elemen bahu membahu untuk melawan aksi terror.

Sulawesi selatan sendiri menerapkan siaga satu menyusul aksi teror di Jakarta. Polisi melakukan penjagaan ketat di pusat perbelanjaan, fasilitas umum dan jalan raya.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya