Liputan6.com, Chicago - Seorang pekerja Ford meninggal dunia Sabtu pekan lalu setelah dinding beton di Chicago Assembly Plant roboh. Sementara, satu pekerja lain dilaporkan mengalami luka parah.
"Dinding jatuh dan menimpa seorang pria 45 tahun. Ia meninggal saat mendapat penanganan medis di rumah sakit," ujar polisi Chicago, Veejay Zala dikutip dari Automotive News, Senin (4/1/2015).
Baca Juga
- Pabrik General Motors Meledak, 1 Orang Tewas dan 8 Orang Luka
- Robot Pekerja di Pabrik Mobil VW Telan Korban Jiwa
- Kecelakaan di Pabrik Fiat Tewaskan Satu Pekerja
Advertisement
Penyebab runtuhnya dinding pabrik belum diketahui. Menurut Ford, insiden ini terjadi karena kesalahan konstruksi pabrik. Beton yang menghantam pekerja malang itu diketahui memiliki tinggi dan lebar sekira 2,4 meter.
"Kami sangat sedih kontraktor tewas di pabrik hari ini, dan pekerja lain terluka ketika mencoba membantu setelah kecelakaan pertama," ujar Ford dalam pernyataan resminya. "Kami berbelasungkawa sedalam-dalamnya," tambah mereka.
Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat (AS) ini berjanji akan kooperatif dalam proses penyelidikan.
Untuk diketahui, pabrik Ford di Chicago bisa dibilang sebagai bangunan tua. Pertama kali diproduksi pada 3 Maret 1924, pabrik ini sekarang mempekerjakan 4.000 orang. Mobil yang diproduksi di sini adalah Ford Taurus dan Explorer.