Pemuda Terseret Ombak di Pantai Selatan Usai Kondangan

Awalnya, Mafaqirul bersama temannya menghadiri resepsi pernikahan di Desa Kaibon, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

oleh Edhie Prayitno IgeDiterbitkan 01 Januari 2016, 18:45 WIB
(Ilustrasi)

Liputan6.com, Semarang - Seorang pemuda asal Desa Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga hilang terseret ombak pantai Ambal, Desa Kenojayan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen sejak Rabu, 30 Desember 2015.

Komandan Basarnas yang memimpin pencarian Maryadi mengatakan, hingga kini pencarian terus dilakukan dengan menyisir pantai dari tempat kejadian ke arah barat.

"Kami mencoba menyisir hingga 5 kilometer, sampai pantai Bulus Desa Sastro Jenar, Kecamatan Bulus dan arah timur sampai Desa Ambal Resmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen," kata Maryadi, Semarang, Jumat (1/1/2016) malam.

Baca Juga

  • Gara-gara Selfie, 5 Wisatawan Terseret Ombak di Malang
  • Berenang karena Gerah, 2 Pemuda Terseret Ombak Laut Jawa
  • Sulit BAB, Kakek di Grogol Terjun dari Lantai 9 Apartemen


Sementara, Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono mengatakan, Basarnas sudah mengirim 6 anggota Rescue untuk berangkat ke tempat kejadian.

"Korban bernama Mafaqirul Huda (21) warga Desa Tahunan, Kabupaten Jepara. Ia hilang saat mandi bersama 4 teman lainnya di pantai Ambal RT 02 RW 03, Desa Kenojayan, Kecamatan Ambal," jelas dia.

Awalnya, Mafaqirul bersama temannya menghadiri acara resepsi pernikahan di Desa Kaibon, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Usai kondangan, Mafaqirul bersama 4 rekannya menuju ke pantai Ambal menggunakan sepeda motor, kemudian langsung mandi di laut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya