Permintaan Dolar AS Meningkat, Rupiah Tertekan

Nilai tukar rupiah berada di kisaran 13.709-13.835 per dolar AS pada Rabu pekan ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 Desember 2015, 13:39 WIB
Teller menghitung uang rupiah di Bank Bukopin Syariah, Jakarta, Selasa (29/12). Rupiah kembali melemah, di tengah sepinya transaksi jelang libur Tahun Baru Hingga akhir pekan, pergerakan rupiah diperkirakan masih terbatas. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Permintaan dolar Amerika Serikat (AS) yang cukup besar menjelang akhir tahun 2015 telah membuat nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar AS.

Mengutip data Bloomberg, Rabu (30/12/2015), rupiah dibuka melemah 0,43 persen atau 59 poin ke level 13.757 per dolar AS dari penutupan perdagangan kemarin di kisaran 13.698 per dolar AS.

Dolar AS sempat menyentuh level tertinggi terhadap rupiah di kisaran 13.888. Hingga Rabu siang ini, rupiah bergerak di kisaran 13.709-13.835 per dolar AS.

Baca Juga

  • Melemah Tipis, Rupiah Masih di Level 13.654 per Dolar AS
  • Asia Sambut Positif Kenaikan Suku Bunga Bank Sentral AS
  • Rupiah Masih Bertahan di Level 13.600 per Dolar AS

Pada kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah melemah 0,99 persen ke level 13.794 per dolar AS pada 30 Desember 2015 dari posisi 29 Desember 2015 di level 13.658 per dolar AS.

Analis PT Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova menuturkan, harga yang komoditas tertekan dan meningkatnya kebutuhan dolar AS jelang akhir tahun 2015 telah membuat rupiah tertekan terhadap dolar AS.

Tekanan rupiah tersebut masih wajar. Lantaran saat ini juga sentimen eksternal belum terlalu mempengaruhi rupiah.

"Permintaan ritel untuk dolar AS membuat rupiah melemah. Sedangkan dari AS belum banyak pengaruh karena belum ada rilis data. Ini lebih kepada permintaan kebutuhan ritel," ujar Rully saat dihubungi Liputan6.com, Rabu pekan ini. (Ahm/Igw)*

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini
**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya