Ahok: Rumah Ibu Saya pun Akan Saya Bongkar Kalau Langgar Aturan

Pemprov DKI Jakarta, kata Ahok, ada bukan untuk mempersulit apa pun. Warga pun jangan takut melaporkan pelanggaran yang terjadi.

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 02 Desember 2015, 23:56 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan tidak akan main-main dengan aturan yang sudah ditetapkan. Setiap yang melanggar akan dia tindak, sekali pun itu ibu kandungnya sendiri.

"Ibu kandung saya, kalau bangun rumah di atas jalur hijau saya bongkar. Urusan tidak punya rumah saya belikan rumah kemudian, urusan kedua," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Selama ini, pelanggaran aturan kerap dirasakan di bidang perizinan. Adanya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) juga belum sepenuhnya maksimal karena masih ada indikasi suap.

"Ada nggak oknum PTSP yang nerima suap? Kalau ada kami pecat PNS. Asal Bapak dan Ibu lapor. Yang main oknum laporkan, Bapak Ibu mau perbaikan nggak?" tanya Ahok.

Baca Juga

  • Ahok: Apa Pun Alasannya Dilarang Merokok di Dalam Mal
  • Ahok: Apa Sih Susahnya Tangani Banjir?
  • Indeks Demokrasi DKI Tertinggi, Ahok Dinilai Demokratis

Pemprov DKI Jakarta, kata Ahok, ada bukan untuk mempersulit apa pun. Justru perizinan akan lebih mudah dengan PTSP. Warga pun jangan takut melaporkan pelanggaran yang terjadi.

"Kalau ada yang macam-macam boleh surat kaleng, SMS kaleng bisa, kami berhentikan. Karena PNS kami gaji paling rendah Rp 13 juta," tutup Ahok. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya