Debat Perdana Calon Gubernur Sumbar Berlangsung Ketat Tapi Hangat

Debat kandidat dipandu oleh dosen dari Universitas Negeri Padang (UNP) Novrion.

oleh Muslim AR diperbarui 17 Nov 2015, 07:24 WIB
Muslim Kasim dan Fauzi Bahar usai debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar. (Liputan6.com/Muslim AR)

Liputan6.com, Padang - Debat publik pertama calon Gubernur Sumatera Barat telah berlangsung di Hotel Bumi Minang, Padang. Debat dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pukul 19.00 WIB. Debat perdana itu berlangsung hangat.

Tema debat tentang soal sosial, budaya, pendidikan, dan agama. Debat ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengatakan, debat publik digelar sebagai salah satu tahapan pilkada untuk mensosialisasikan visi dan misi kedua pasangan calon gubernur kepada masyarakat.

"Kita berharap, dengan ini (debat calon gubernur) masyarakat lebih tahu pasangan calon yang akan mereka pilih pada pilkada 9 Desember mendatang," ujar Amnasmen usai debat kandidat, Senin (16 November 2015) malam.

Debat kandidat itu dipandu oleh dosen dari Universitas Negeri Padang (UNP) Novrion. Kedua pasangan calon yang berdebat yakni pasangan nomor urut 1, Muslim Kasim-Fauzi Bahar (MK-FB), dan pasangan nomor urut 2 Irwan Prayitno-Nasrul Abit (IP-NA).

Debat yang berlangsung hangat dengan aura kompetisi yang ketat itu dihadiri oleh Pejabat Sementara Gubernur Sumbar, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumbar. Acara debat ini disiarkan langsung oleh TVRI Sumbar, RRI Sumbar, dan beberapa stasiun radio lainnya.

Menurut Amnesmen, pihaknya akan terus mensosialisasikan dan berharap partisipasi pemilih pada pilkada serentak bisa meningkat.

"Partisipasi pemilih kita cukup rendah, dan kita ingin dengan adanya debat ini partisipasi pemilih semakin naik. Kita harus mengejar target nasional yang 70-an persen itu," tukas Amnasmen.

Debat pubik calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar selanjutnya akan dilaksanakan pada 23 dan 30 November 2015. (Sun/Nil)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya