Air Garam atau Alkohol Tak Dapat Basmi Jamur Kuku

Ada beberapa cara mencegah infeksi akibat jamur kuku.

oleh Fitri Syarifah diperbarui 12 Nov 2015, 14:00 WIB
Garam (huffingtonpost.com)

Liputan6.com, Jakarta Ada kepercayaan yang beredar di masyarakat, jamur kuku (Onikomikosis) dapat hilang bila diatasi dengan air garam, mengolesi minyak tawon, atau kelapa. Nyatanya, hal itu tak sepenuhnya benar. Alkohol bahkan tidak dapat membunuh jamur kuku.

“Hasil survei online (nail survey) menunjukkan, lebih dari 50 persen responden yang mengalami masalah kuku mengobatinya dengan cara tradisional, seperti rendam air garam, dioles minyak tanah, atau minyak tawon. Data tersebut menggambarkan, sebenarnya penderita peduli dan mencoba menyembuhkan, meski tidak tepat yang dapat memperparah infeksi jamur kukunya,” kata Primata Tantiana, Brand Manager, PT Transfarma Medica Indah.

Menurut pakar kesehatan kulit dan Direktur Klinik Medivit, dr Margareta Indah Maharani, SpKK, jamur kuku disebabkan oleh golongan jamur dermofit, jamur ragi (candida) yang sulit disembuhkan.

"Sel jamur ini memiliki dinding sel. Jadi sembuhnya lebih lama karena jamur dapat mengenai lempeng kuku atau permukaan kuku sehingga butuh pengobatan yang tepat. Bahkan dengan alkohol pun sulit pulih," katanya saat acara peluncuran Emtrix di UOB Plaza, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Margareta menambahkan, ada beberapa cara mencegah infeksi akibat jamur kuku, seperti menyembuhkan penyakitnya. Bukan dengan obat tradisional atau salep kulit biasa, carilah produk yang didesain khusus untuk kesehatan kuku. Kemudian cegah penularannya dengan menjaga kebersihan diri serta hindari udara lembap, tertutup dan trauma. (*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya